Harga emas berfluktuasi di sekitar $4460.00 – 4480.00 per ons pada hari Kamis, mempertahankan sebagian besar kenaikannya dari sesi sebelumnya karena investor menantikan data pekerjaan penting AS di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik.
Investor mengantisipasi peningkatan jumlah pekerjaan di sektor non-pertanian (NFP) untuk bulan Desember, sementara pengangguran diperkirakan akan tetap stabil. Laporan terbaru ini dapat memengaruhi ekspektasi kebijakan moneter untuk tahun ini, dengan pasar saat ini memperkirakan dua penurunan suku bunga.
Sementara itu, logam mulia ini masih menuju kenaikan mingguan sekitar 3%, didukung oleh meningkatnya risiko geopolitik yang telah meningkatkan permintaan aset aman.
Presiden Trump memperingatkan akan adanya respons keras terhadap potensi kekerasan Iran terhadap para demonstran, sebuah pernyataan yang menyusul tindakan AS baru-baru ini di Venezuela dan ancaman selanjutnya untuk merebut kendali Greenland menggunakan kekuatan militer. Di tempat lain, harga emas batangan mendapat dukungan dari pembelian berkelanjutan bank sentral, dengan China memperpanjang pembelian emasnya selama 14 bulan berturut-turut.

Gold pada grafik M30 terlihat masih mempertahankan struktur bullish dengan harga low yang lebih tinggi (Higher Low) dan harga atas yang sebelumnya sudah break of structure (BoS).
Target terdekat untuk menguji level high 4483.93. Jika berhasil dilewati maka akan kembali test 4498 – 4500 sebagai supply zone.
Waspdai pergerakan market Gold yang lebih volatile, perhatikan jika harga turun dibawah 4400 kemungkinan berpotensi turun menutup gap dilevel 4331.30an.




