Yen Ke Terendah Dua Minggu, USDJPY Mendekati Level 160.00

0
254
Yen jfx

Yen Jepang masih mengalami pelemahan di tengah ketidakpastian terkait pengetatan kebijakan moneter Bank of Japan (BoJ) lebih lanjut. Bahkan risiko geopolitik masih mendukung status dolar AS sebagai mata uang cadangan dan menopang penguatan USDJPY. Namun, perbedaan kebijakan moneter BoJ dan Federal Reserve (Fed) mengharuskan pasar untuk tetap berhati-hati.

Yen Jepang terus melemah terhadap dolar AS yang masih pertahankan penguatan dalam empat hari secara beruntun dan membuat pasangan USDJPY ke level terendah di hampir dua pekan selama sesi Asia pada Senin. Pasangan USDJPY saat ini terpantau berada di atas level 157.00, atau tepatnya diperdagangkan di sekitar level 157.20, setelah mengawali perdagangan pekan ini dibuka dari level 156.68.

Sikap hati-hati BoJ untuk melakukan pengetatan kebijakan lebih lanjut dan ketidakpastian jadwal kenaikan suku bunga selanjutnya menjadi faktor yang melemahkan yen Jepang. Sementara di sisi lain, greenback memulai perdagangan minggu penuh pertama tahun ini dengan momentum positif di tengah serangan militer AS terhadap Venezuela yang turut mendorong pasangan safe haven tersebut terus terseok.

Namun, spekulasi otoritas Jepang akan campur tangan dalam upaya menghentikan pelemahan mata uang nya lebih lanjut masih patut untuk diwaspadai oleh para pelaku pasar. Selain itu, prospek penurunan suku bunga di AS, bersama dengan kekhawatiran baru tentang independensi Federal Reserve (Fed), mungkin akan membatasi kenaikan USD dan menjadi hambatan bagi pasangan USDJPY.

Para pelaku pasar kemungkinan juga masih akan memilih untuk wait ‘n see menjelang rilis data indikator ekonomi penting dari AS, yang dijadwalkan pada awal bulan baru, untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut apakah Fed akan penurunan suku bunga seperti yang diharapkan dan memberi dorongan yang berarti.