USDJPY Kembali Terkoreksi Usai Sentuh Level Tertinggi Intraday

0
212

Yen melemah dan mendorong USDJPY menyentuh level tertinggi intraday sebelum berbalik terkoreksi. Tekanan datang dari data upah Jepang yang lemah serta ketidakpastian kebijakan Bank of Japan (BoJ). Namun, perbedaan ekspektasi kebijakan antara BoJ dan Federal Reserve (Fed) menahan pergerakan lanjutan USDJPY.

USDJPY saat ini diperdagangkan di sekitar level 156,65, sedikit di bawah level pembukaan hari ini di 156,72. Meski demikian, penguatan dolar AS mulai kehilangan momentum sehingga mendorong USDJPY terkoreksi dari level tertinggi intraday di area 156,90. Pelemahan ini terjadi seiring turunnya indeks dolar AS dari level pembukaan 98,48 ke area 98,43.

Yen berada dalam posisi tertekan terhadap dolar AS setelah data yang dirilis Kamis menunjukkan bahwa upah riil Jepang kembali mencatat penurunan pada November sebesar 0,5%, melanjutkan penurunan tajam 2,5% pada bulan sebelumnya. Tekanan terhadap yen semakin besar akibat ketidakpastian waktu kenaikan suku bunga BoJ berikutnya.

Di sisi lain, dolar AS yang masih mempertahankan penguatan mingguan tetap menghadapi sejumlah hambatan. Meningkatnya keyakinan bahwa BoJ akan melanjutkan proses normalisasi kebijakan moneternya, serta kekhawatiran akan potensi intervensi, berpotensi meredam pelemahan yen lebih lanjut.

Selain itu, meningkatnya ketegangan geopolitik menekan minat investor terhadap aset berisiko dan menopang permintaan terhadap mata uang safe-haven seperti yen. Lebih lanjut, ekspektasi kebijakan Fed yang cenderung dovish dapat membatasi penguatan dolar AS, sehingga membatasi ruang kenaikan pasangan USDJPY.