Bank Sentral Jepang mempertahankan suku bunga jangka pendek utamanya tidak berubah di 0,75% pada pertemuan kebijakan pertamanya tahun 2026, mempertahankan biaya pinjaman pada level tertinggi sejak September 1995, menjelang pemilihan umum sela Februari.
Keputusan yang sudah diperkirakan secara luas ini didukung oleh suara 8-1, dengan anggota dewan Hajime Takata menyerukan kenaikan sementara yang lain memandang risiko terhadap prospek ekonomi dan harga secara umum seimbang. Para pembuat kebijakan menegaskan kembali bahwa suku bunga dapat naik lebih lanjut, setelah dua kali kenaikan pada tahun 2025, jika aktivitas dan inflasi berkembang sesuai dengan proyeksi.
Yen tiba-tiba melonjak terhadap dolar pada hari Jumat,sesaat setelah konferensi pers Gubernur Bank sentral, membuat para pedagang waspada terhadap kemungkinan intervensi dari Tokyo untuk membendung penurunan mata uang Jepang menuju/mendekati level terendah beberapa tahun terakhir.

USDJPY bergerak wipshaw atau bergerak naik turun cukup besar dalam waktu cepat, setelah naik menyentuh 159.200an ke 157.300.
secara teknis penurunan bisa terjadi karena perlawanan seller dari zona supply. secara fundamental bisa saja karena adanya intervensi pemerintah di pasar valuta.
USDJPY masih uptrend dengan kekuatan medium.
jika harga tertekan dibawah 157.000 berpotensi change of character.




