Pasangan mata uang AUDUSD mengalami koreksi di awal pekan setelah sebelumnya mencatat reli kuat sepanjang Januari. Koreksi ini terjadi di tengah stabilnya dolar AS yang kembali diminati sebagai aset aman, seiring meningkatnya sentimen penghindaran risiko global. Meski demikian, data ekonomi Australia yang solid, khususnya PMI dan sektor tenaga kerja, terus mendorong ekspektasi bahwa Reserve Bank of Australia (RBA) akan mempertahankan kebijakan moneter ketat lebih lama.
Aussie dollar sempat menyentuh level tertinggi dalam 15 bulan di area 0,6932 setelah pembukaan dengan gap naik pada perdagangan Senin. Namun tekanan jual muncul tak lama kemudian, seiring penguatan greenback yang didorong oleh meningkatnya permintaan safe-haven. Pergerakan ini turut dipicu oleh komentar terbaru Presiden AS Donald Trump yang meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global.
Sebelumnya, AUDUSD menguat signifikan memanfaatkan pelemahan dolar AS yang dipicu spekulasi intervensi otoritas Jepang untuk menopang yen. Sejumlah pelaku pasar melaporkan bahwa Federal Reserve Bank of New York melakukan “rate check” terhadap bank-bank besar — langkah yang kerap diartikan sebagai sinyal kesiapan intervensi di pasar valuta asing guna menstabilkan pergerakan mata uang.
Di sisi domestik, data PMI Australia yang lebih kuat dari perkiraan menunjukkan aktivitas bisnis yang tetap ekspansif, memperkuat pandangan bahwa tekanan inflasi belum sepenuhnya mereda. Kondisi ini membuka peluang bagi RBA untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama demi memastikan inflasi kembali ke target.
Meski inflasi Australia telah turun signifikan dari puncaknya pada 2022, laju harga konsumen masih berada di atas sasaran bank sentral. CPI utama tercatat melambat menjadi 3,4% secara tahunan pada November, namun tetap melampaui target RBA di kisaran 2–3%. Kombinasi pertumbuhan ekonomi yang resilien dan inflasi yang masih membandel membuat pasar semakin berhati-hati dalam memperkirakan waktu pelonggaran kebijakan moneter.
Secara teknikal, koreksi AUDUSD saat ini masih dipandang sebagai pullback sehat selama harga bertahan di atas area support utama. Selama ekspektasi kebijakan RBA tetap hawkish dan tekanan dolar AS tidak meningkat drastis, prospek jangka menengah Aussie dollar masih cenderung konstruktif.




