Tekanan Berlanjut, Dolar Terus Melemah ke 69.000

0
5
indeks dolar AS turun ke 96.000

Indeks dolar AS meneruskan pelemahan untuk sesi keempat berturut-turut pada hari Selasa, merosot ke 96,100, level terendah sejak 2022, karena investor mengambil posisi short menjelang keputusan kebijakan moneter The Fed yang akan diumumkan pada hari Rabu.

Bank sentral AS (The Fed) secara luas diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tidak berubah, meskipun kekhawatiran tentang independensinya dari tekanan politik tetap menjadi fokus. Spekulasi semakin intensif bahwa ketua The Fed yang baru dapat diumumkan paling cepat minggu ini, dengan Presiden Trump secara luas diperkirakan akan menominasikan kandidat yang lebih lunak atau lebih dovish dari pada Powell.

Dolar juga tertekan oleh kekhawatiran baru tentang penutupan pemerintah (Goverment Shutdown) setelah para pemimpin dari Partai Demokrat mengancam akan memblokir paket pendanaan $1,2 triliun jika mencakup alokasi tambahan untuk Keamanan Dalam Negeri. Menambah tekanan, dolar AS terjebak dalam perdagangan “jual Amerika” yang lebih luas, bersamaan dengan spekulasi tentang potensi intervensi mata uang bersama AS-Jepang yang bertujuan untuk menghentikan kerugian lebih lanjut pada obligasi Jepang dan mendukung yen.