javafx.co.id – Harga emas bergerak naik diatas $5100 per ons pada hari Jumat, menahan penurunan sebelumnya namun masih dalam perjalanan menuju penurunan mingguan pertamanya dalam lima minggu, karena dolar AS yang lebih kuat dan imbal hasil obligasi pemerintah yang lebih tinggi mengimbangi premi risiko geopolitik.
Meskipun konflik Timur Tengah yang sedang berlangsung meningkatkan permintaan aset safe-haven, hal itu juga menyebabkan harga minyak melonjak, memicu kekhawatiran inflasi dan mendorong para investor untuk mengurangi taruhan pada pemotongan suku bunga Federal Reserve.
Pasar sekarang memperkirakan hanya satu pengurangan suku bunga tahun ini, turun dari dua pengurangan di awal pekan yang artinya kemungkinan The Fed akan bersikap lebih hawkish yang menjadi dukungan untuk dolar dan hambatan untuk kenaikan emas.
Data AS baru-baru ini juga menandakan momentum ekonomi yang kuat, dengan klaim pengangguran yang lebih rendah, produktivitas yang lebih kuat, lebih sedikit pemutusan hubungan kerja, dan pertumbuhan sektor jasa yang lebih cepat dari perkiraan. Sementara itu, konflik AS-Israel dengan Iran memasuki hari ketujuh, dengan Iran meluncurkan rudal dan drone di seluruh Teluk pada hari Kamis, menyerang kilang minyak di Bahrain, sementara Israel melanjutkan serangan udara di Teheran dan AS menangguhkan operasi di kedutaannya di Kuwait.
Harga emas pada Jumat pukul 10:45 WIB di platform MT5 PT Java Global Futures berada disekitar $5130 atau naik +0.92% dari harga pembukaan $5087.94. Harga masih tertahan dibawah high terdekat $5206.26 dan support ada di $5261 – 5270 yang menjadi rintangan berat untuk harga rebound.
#Tradingajadulu
#JAVAajadulu




