Emas Kembali Menguat, Sinyal De-eskalasi Trump Dapat Lemahkan Dolar AS

0
43

Emas mencatat permintaan konsisten selama tiga hari berturut-turut yang membawanya naik ke level tertinggi dalam satu setengah pekan selama sesi Asia pada hari Selasa. Namun, emas tampak masih kesulitan mempertahankan momentum setelah menembus ke atas level 4.600.

Laporan bahwa Presiden AS, Donald Trump, bersedia menghentikan operasi militer terhadap Iran, meskipun Selat Hormuz sebagian besar tetap ditutup, memicu koreksi penurunan harga minyak mentah. Kondisi ini meredakan kekhawatiran inflasi dan menjaga imbal hasil obligasi Treasury AS tetap terkendali, sehingga memicu aksi ambil untung pada Dolar AS (USD) dan mendukung pergerakan komoditas.

Sementara itu, Iran justru tampak enggan untuk terlibat dalam negosiasi langsung dengan AS dan menegaskan bahwa kemajuan diplomatik masih rapuh. Di sisi lain, AS terus mengerahkan pasukan dan aset tambahan ke kawasan tersebut, yang menambah ketidakpastian dan meredam harapan akan de-eskalasi cepat di Timur Tengah.

Kondisi geopolitik tersebut berpotensi menopang harga minyak mentah dan mempertahankan risiko inflasi, sekaligus memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga secara global. Sikap bank sentral yang cenderung hawkish, termasuk Federal Reserve, dapat membatasi kenaikan harga emas yang tidak memberikan imbal hasil.

Para pelaku pasar terlihat mengesampingkan kemungkinan pemotongan suku bunga lebih lanjut oleh bank sentral AS dan mulai meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga menjelang akhir tahun. Sehingga, hal ini mendukung munculnya aksi beli saat harga turun (dip-buying) pada dolar AS, yang berpotensi menekan harga emas.

Ke depan, pelaku pasar akan mencermati agenda ekonomi AS, termasuk rilis data Lowongan Kerja JOLTS dan Indeks Keyakinan Konsumen dari The Conference Board. Data tersebut, bersama dengan pidato para pejabat FOMC, berpotensi menggerakkan USD dan memberikan arah bagi harga emas. Meski demikian, fokus utama pasar tetap pada perkembangan geopolitik, yang akan terus menjadi faktor kunci dalam memicu volatilitas pada pasangan XAUUSD.

Emas saat ini diperdagangkan di sekitar level 4560, naik dari pembukaan perdagangan Selasa di level 4514 dan sempat turun ke level bawah harian di level 4482 sebelum naik ke level atas dalam satu pekan terakhir di level 4619.