Data Inflasi Inggris Pengaruhi Keputusan BoE dan Sentimen Sterling

0
433

Pound Sterling (GBP) tampak tak punya cukup ruang untuk bergerak, hanya bergerak dalam rentang terbatas di perdagangan Selasa, setelah di perdagangan 2 hari terakhir, mencatat penurunan terhadap dolar AS. Hal ini karena kehati-hatian ekstra para pelaku pasar menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) Inggris untuk bulan Oktober, padahal data tersebut baru akan dirilis pada Rabu besok.

Para investor sangat berhati-hati dalam membaca laporan data inflasi Inggris tersebut secara detil, untuk mendapatkan petunjuk apakah Bank of England (BoE) akan melanjutkan kebijakan pelonggaran moneternya dalam pertemuan kebijakan Desember atau tidak.

Inflasi Inggris diperkirakan akan turun menjadi 3,6% per tahun dari laporan sebelumnya 3,8% pada September. Pada periode yang sama, CPI inti, yang tidak termasuk barang-barang yang fluktuatif seperti makanan, energi, alkohol, dan tembakau, diperkirakan melambat menjadi 3,4% dari data sebelumnya 3,5%. Secara bulanan, inflasi inti diperkirakan naik 0,4% setelah stagnan pada September.

Jika tekanan harga melemah, hal ini dapat mendorong spekulasi pemotongan suku bunga oleh Bank of England (BoE) pada pertemuan Desember. Sebaliknya, jika inflasi tetap tinggi mungkin bukan menjadi penghambat spekulasi dovish BoE.

Proyeksi ini karena kondisi pasar tenaga kerja yang lemah dan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang melambat. Data yang dirilis pada minggu lalu menunjukkan, pasar tenaga kerja Inggris di September menunjukkan bahwa Tingkat Pengangguran melonjak menjadi 5%.

Minggu ini, para pelaku pasar juga akan fokus pada rilis data Penjualan Ritel Inggris untuk Oktober dan data Indeks Manajer Pembelian (PMI) S&P Global awal untuk November, yang akan dirilis pada Jumat.

Pound Sterling saat diperdagangkan dalam rentang yang terbatas sekitar area 1.3145 terhadap dolar AS selama sesi perdagangan Eropa, setelah dibuka di level 1.3145. Sementara Indeks dolar AS diperdagangkan stabil di sekitar level 99.50 – 99.46.

Pasangan GBPUSD diperkirakan akan tetap stabil di tengah fokus pasar pada data Nonfarm Payrolls (NFP) AS untuk September, yang akan dirilis Kamis. Dampak data NFP akan signifikan karena rilis data ekonomi utama selama lebih dari enam minggu terakhir terhenti akibat penutupan pemerintah AS. Investor akan memantau data tenaga kerja untuk mendapatkan petunjuk tentang tren pasar tenaga kerja saat ini.