Pola Gerakan Pasar dalam Grafik

Pola grafik adalah fondasi dasar dari analisis teknikal. Pergerakan pasar akan mengulang sendiri dari waktu ke waktu dan relatif mudah dikenali. Pola-pola dasar ini muncul pada setiap jangka waktu dan dapat. Oleh karena itu, digunakan oleh para pedagang dan investor.

Ada 3 jenis pola pergerakan:

  1. Reversal / Pola Pembalikan, di mana harga cenderung berbalik,
  2. Continuation / Pola Lanjutan, di mana harga kemungkinan akan melanjutkan jalurnya
  3. Bilateral / Pola bilateral, di mana harga bisa naik atau turun

Pengukuran pola grafik dapat digunakan untuk memproyeksikan pergerakan harga berikutnya dan target apa yang ingin dicapai. Pola-pola ini dapat diperdagangkan secara agresif (dengan sedikit konfirmasi) atau secara konservatif (dengan lebih banyak konfirmasi) sehingga aturan masuk dan keluar dapat bervariasi.

Reversal Chart Pattern

Pola pembalikan adalah formasi grafik yang menandakan bahwa tren yang sedang berlangsung akan mengubah arah.

Jika pola grafik pembalikan terbentuk selama tren naik, itu mengisyaratkan bahwa tren akan berbalik dan bahwa harga akan turun segera.

Sebaliknya, jika pola grafik pembalikan terlihat selama tren turun, itu menunjukkan bahwa harga akan naik nanti.

Ada enam pola grafik yang memberikan sinyal pembalikan:

  1. Double Top
  2. Double Bottom
  3. Head and Shoulders
  4. Inverse Head and Shoulders
  5. Rising Wedge
  6. Falling Wedge

Continuation Chart Pattern

Pola lanjutan adalah pola grafik, yang terbentuk karena pemesanan keuntungan sementara, dalam tren yang sedang berlangsung. Mereka seperti tempat istirahat dalam tren yang sedang berlangsung. Mereka adalah wilayah di mana sejumlah besar pedagang berpikir bahwa harga mungkin tidak akan melaju lebih jauh. Tetapi kelompok pedagang yang lebih besar terus mengambil tindakan ke arah tren.

Dalam tren naik, banyak sekali trader yang berpikir bahwa harga telah mencapai puncaknya dan target mereka telah tercapai. Oleh karena itu, mereka menjual posisi mereka. bertambahnya pasokan akan mengurangi momentum kenaikan harga dan harga memiliki kemungkinan turun, tetapi para pedagang memiliki permintaan yang lebih daripada pasokan sehingga harga akan naik kembali.

Demikian pula, dalam tren turun, banyak pedagang yang ingin membukukan keuntungan. Mereka berpikir bahwa sudah saatnya untuk membeli, tetapi para pedagang memiliki pasokan yang lebih daripada permintaan. Oleh karena itu, harga jatuh lebih jauh dan tren terus berlanjut.

Perang antara pembeli dan penjual, menggerakkan harga naik dan turun menyebabkan pola grafik kelanjutan dalam grafik, sebelum berlanjut ke arah tren awal.

Billateral Chart Pattern

Bertransaksi dengan bilateral chart patterns dapat dilakukan dengan cara menganggap bahwa kedua arah akan terbentuk sehingga kita membuka dua posisi. Jika salah satu posisi kena maka kita cancel posisi yang satunya yaitu posisi yang salah. Dan kita harus hati-hati terutama mengatur stop loss karena kalau terlalu dekat maka bisa jadi kita kena fakeouts atau sinyal palsu.