Support dan Resistance

Level support adalah level dimana harga cenderung mencari support saat jatuh. Ini berarti bahwa harga lebih mungkin untuk “bangkit” dari level ini daripada menerobosnya. Namun, begitu harga telah menembus level ini, dengan jumlah yang melebihi beberapa noise, kemungkinan akan terus turun sampai bertemu dengan level support lain

Level resistance adalah kebalikan dari level support. Di sinilah harga cenderung menemukan resistensi saat naik. Sekali lagi, ini berarti bahwa harga lebih mungkin untuk “bangkit” dari level ini daripada menerobosnya. Namun, begitu harga telah menembus level ini, dengan jumlah yang melebihi beberapa noise, kemungkinan akan terus naik sampai bertemu dengan level resistance lainnya.

Tingkat support dan resistance dapat diidentifikasi dengan garis tren (analisis teknikal). Beberapa pedagang percaya dalam menggunakan penghitungan pivot point.

Semakin sering level support / resistance “teruji” (tersentuh dan memantul oleh harga), semakin penting diberikan pada level spesifik tersebut.

Jika harga menembus level support, level support tersebut sering menjadi level resistance baru. Kebalikannya juga benar; jika harga menembus level resistance, harga akan sering mendapat dukungan di level itu di masa depan.

Dukungan psikologis dan level Resistance membentuk bagian penting dari analisis teknis seorang trader. Ketika harga mencapai nilai yang berakhiran 50 (misalnya 1.2050) atau 00 (misalnya 1.3000), orang sering melihat level ini sebagai potensi kuat untuk gangguan dalam gerakan saat ini.

Harga mungkin memukul garis dan mundur, itu bisa melayang di sekitar tingkat sebagai Bulls dan Bears berjuang untuk supremasi, atau mungkin pukulan langsung. Seorang trader harus selalu berhati-hati ketika mendekati level 00 secara umum, dan 50 level jika sebelumnya telah bertindak sebagai Support atau Resistance.