Bagaimana Belajar dari Kerugian Transaksi ?

Sebagaimana telah didiskusikan di awal pelajaran, adalah sangat penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap transaksi Anda supaya bisa menentukan (tindakan) yang salah dan juga aksi yang benar.

Dalam kasus transaksi yang berbalik menjadi rugi, Anda masih bisa mendapat benefit dengan evaluasi terhadap apa yang semestinya  dilakukan dengan benar dan menerapkan pelajaran tersebut pada transaksi ke depannya.

Benar bahwa pengalaman rugi itu teramat menyakitkan, namun ingat bahwa pengalaman adalah guru terbaik dan kerugian Anda bisa menjadi pengingat bagus  terhadap tindakan yang mesti dihindari kemudian.

Apakah Anda gagal menyimak publikasi indikator ekonomi penting yang memicu harga berbalik arah? Dan saat itu Anda tidak dapat menggeser stop loss ? Apakah Anda terlalu serakah dengan target profit ? Dengan mengingat beragam kesalahan tersebut, Anda bisa mengingatkan diri sendiri untuk tidak mengulanginya lagi saat transaksi berikutnya.

Kebanyakan transaksi yang merugikan antara lain menganalisa gerak harga yang salah atau eksekusi yang tidak tepat. Yang pertama lebih mudah untuk diperbaiki karena hanya memerlukan analisa yang lebih baik atau tepat. Sementara kesalahan eksekusi lebih memerlukan kedisiplinan sehingga memerlukan proses yang cukup lama

Seringkali, emosi manusiawi mengganggu seorang trader pada saat eksekusi lantaran rasa takut rugi kerap memicu Anda memangkas kerugian terlalu ketat atau meraih profit terlalu dini, sehingga kehilangan gerakan yang lebih besar.

Di sisi lain keserakahan atau percaya diri berlebihan bisa menggoda Anda saat menentukan target profit yang terlalu ambisius atau kuantitas transaksi yang berlebihan

Hal yang penting dalam proses pembelajaran transaksi Anda adalah dengan mencatat setiap motivasi dan penetapan stop loss dan target profit atau membuat penyesuaian secara spontan sehingga bisa mendeteksi dan mengindentifikasi pola-pola perilaku dan kebiasaan yang perlu untuk diperbaiki.

Faktor lain yang bisa mengganggu transaksi Anda adalah ketidakpedulian, terutama ketika Anda didera kerugian beruntun dan Anda mati rasa akan hal tersebut. Kondisi tersebut akan merusak psikologi trading Anda dan mungkin menjadi sinyal bahwa Anda perlu untuk meluangkan waktu istirah sejenak dan menjauhi transaksi.

Sehingga di saat Anda meluangkan waktu tersebut sekaligus bisa merenung dan mengevaluasi kesalahan-kesalahan dalam transaksi, dan berkomitmen untuk memperbaikinya pada saat kondisi mental Anda siap untuk transaksi kembali dengan pola pandangan yang baru dan mencerahkan.