GBP/JPY Melejit di Tengah Gejolak Politik Jepang dan Sentimen Global

0
50

Pergerakan pasangan mata uang GBP/JPY berada dalam sorotan pasar hari ini setelah sejumlah faktor fundamental besar bergerak bersamaan, menciptakan dinamika harga yang kuat dalam pasangan ini. Faktor terbesar yang mendominasi pergerakan adalah melemahnya Yen Jepang (JPY) yang signifikan, sementara Pound Inggris (GBP) relatif stabil, yang sama-sama berkontribusi memperlebar nilai tukar GBP/JPY.

Pasar global tengah dikejutkan oleh kabar bahwa Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, sedang mempertimbangkan untuk membubarkan parlemen dan mengadakan snap election dalam waktu dekat. Informasi ini menyulut spekulasi bahwa pemerintahan baru akan mendorong kebijakan fiskal yang lebih ekspansif serta stimulus besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi. Akibatnya, investor memburu aset berisiko dan secara bersamaan cenderung menjauhi Yen, yang membuat mata uang Jepang melemah tajam terhadap mayoritas mata uang utama dunia, termasuk Pound Inggris.

Yen Jepang bahkan merosot ke level terendah 1,5 tahun terhadap dolar AS, memicu kekhawatiran bahwa pemerintah Jepang mungkin akan melakukan intervensi pasar guna menghentikan depresiasi lebih lanjut. Pernyataan dari pejabat Jepang dan otoritas AS menunjukkan kekhawatiran bersama atas pelemahan valuta ini, yang semakin memperkuat volatilitas di pasar FX.

πŸ“ˆ Pound Inggris Stabil di Tengah Fokus pada Data Makro

Sementara Yen tertekan oleh sentimen politik dan prospek stimulus, Pound Inggris relatif menunjukkan kinerja stabil terhadap mata uang major lain di sesi perdagangan global. Meskipun tidak ada rilis data penting dari Inggris yang mengejutkan pasar pada hari ini, stabilnya sterling memberikan basis penguatan tambahan secara relatif terhadap JPY, terutama di tengah penurunan tajam Yen. Kondisi seperti ini memberi ruang bagi GBP/JPY untuk bergerak naik meskipun tidak didorong oleh fundamental Pound yang kuat secara domestik.

πŸ’Ή Sentimen Pasar Global & USD Memainkan Peran

Selain faktor domestik Jepang dan kondisi GBP, sentimen global terhadap risiko ekonomi juga turut memengaruhi GBP/JPY:

  • Data inflasi AS yang dirilis kemarin berada di jalur ekspektasi, menciptakan prospek stabilitas suku bunga The Fed. Hal ini membantu Dolar AS untuk kembali menguat sedikit, tetapi pasar masih mencermati ketidakpastian politik dan ekonomi makro secara global.
  • Pelemahan yen terhadap dolar AS β€” dipicu oleh berita pemilu dan potensi stimulus Jepang β€” secara tidak langsung berdampak pada GBP/JPY karena GBP pun cenderung mengikuti arah pergerakan yang lebih risk-on ketika safe-haven seperti JPY melemah.


🧠 Kesimpulan Fundamental yang Mendorong GBP/JPY

Secara umum, berikut adalah faktor fundamental utama yang menggerakkan GBP/JPY pada 14 Januari 2026:

πŸ”₯ Penyebab Utama

  • Spekulasi politik Jepang dan potensi pemilu dini β†’ membuat pasar bereaksi negatif terhadap JPY.
  • Kekhawatiran atas depresiasi ekstrem yen β†’ pemerintah Jepang bersiap dengan opsi intervensi yang bisa menambah volatilitas jangka pendek.


Faktor Pendukung

  • Pound Inggris relatif stabil dalam kondisi pasar yang lebih luas.
  • Sentimen risiko global dan data ekonomi AS ikut memengaruhi ekspektasi pasar terhadap mata uang