GBPJPY Dihajar Dua Arah! Yen Dikuatkan Intervensi, Pound Ditekan Data

0
30

1) Kekhawatiran Intervensi & Penguatan Yen Jepang

📌 Spekulasi intervensi pasar oleh otoritas Jepang menjadi katalis kuat untuk yen.

  • Pejabat Jepang kembali mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan intervensi FX karena yen yang semakin melemah, karena dipicu oleh volatilitas dan pergerakan ekstrem di pasar valuta asing. Hal ini membuat yen menguat terhadap mata uang lain, termasuk GBP.
  • Hasilnya, pasangan GBP/JPY tertekan dan turun mendekati level terendah mingguan, karena permintaan yen naik seiring “safe haven flow”.

Dampak ke GBP/JPY: Yen yang kuat cenderung menekan pair naik—artinya GBP/JPY melemah.


📈 2) Rencana atau Isyarat Intervensi Gabungan Jepang-AS

📌 Sentimen pasar berubah pada sesi Asia ketika Menteri Keuangan Jepang menyampaikan kemungkinan intervensi bersama dengan AS jika yen terus bergerak melemah tajam.

  • Pernyataan ini sempat membuat yen sedikit menguat kembali terhadap USD, tapi masih melemah secara trend panjang.

Dampak ke GBP/JPY: Ancaman intervensi mengurangi aksi jual yen berlebihan dan bisa menahan penurunan GBP/JPY.


💷 3) Sentimen Pound Sterling dari Data Ekonomi Inggris

📌 Sterling mendapat tekanan tambahan dari dinamika ekonomi di Inggris:

  • Data GDP Inggris menunjukkan ekspansi moderat, namun tidak cukup kuat untuk mengubah ekspektasi pasar tentang potensi cut suku bunga Bank of England (BoE) ke depan, yang tetap dilihat dovish
  • Sentimen dovish pada GBP membuat pound kurang menarik terhadap yen yang mendapatkan permintaan safe haven.

⚡ Dampak ke GBP/JPY: Pound yang melemah akibat ekspektasi BoE lebih dovish cenderung menekan GBP/JPY turunnya.

🧠 Kalender Ekonomi GBP/JPY — Faktor Risiko Rilis Hari Ini

Selain berita utama di atas, data ekonomi yang dirilis pada 19 Januari 2026 juga turut menjadi pemicu volatilitas:

📌 Data Inggris (19/1/2026)

  • Core Machinery Orders Inggris (MoM & YoY) menunjukkan kontraksi lebih dalam dari estimasi, menandakan aktivitas manufaktur melemah.
  • Rightmove House Price Index data juga dirilis namun dampaknya lebih mikro terhadap GBP secara umum.

Dampak ke GBP: Data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi ini menambah tekanan pada Pound, sejalan dengan pandangan pasar bahwa BoE lebih mungkin menurunkan suku bunga.