GOLD melunak di tengah Tensi AS Eropa yang mereda

0
5


Harga emas bergerak stabil di sekitar US$4.830 per ons pada hari Kamis, menghapus pelemahan sebelumnya dan tetap berada dekat dengan level tertinggi sepanjang masa. Kondisi ini terjadi ketika investor terus mencermati perkembangan risiko geopolitik.

Volatilitas masih mewarnai pasar pada awal perdagangan Kamis (22/1/2026). Sentimen pasar membaik setelah laporan terbaru menyebutkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menarik kembali ancaman tarif yang sebelumnya dilontarkan terhadap delapan negara Eropa. Pada pertemuan World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Trump juga bertemu dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte dan menyatakan telah membentuk kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland.

Namun demikian, ketidakpastian masih berlanjut setelah Denmark menegaskan tidak akan bernegosiasi untuk menyerahkan wilayahnya kepada AS, sementara para anggota parlemen Eropa menunda persetujuan terhadap perjanjian dagang Uni Eropa–AS yang telah dicapai pada bulan Juli.

Berdasarkan analisa teknikal metode Bollinger Band pada timeframe H1, harga emas saat ini bergerak sideways cenderung konsolidasi di sekitar middle band (MA 20) setelah sebelumnya mengalami penurunan dari area upper band. Posisi harga yang masih berada di dalam pita Bollinger menunjukkan volatilitas mulai menyempit, menandakan pasar sedang menunggu katalis baru. Selama harga bertahan di atas lower band di area 4.795–4.800, peluang rebound ke arah upper band di kisaran 4.850–4.870 masih terbuka. Namun, apabila terjadi penembusan valid ke bawah lower band, tekanan jual berpotensi berlanjut dengan target penurunan lebih lanjut. Secara keseluruhan, kondisi ini mencerminkan fase wait and see, dengan kecenderungan netral hingga bullish terbatas selama support Bollinger Band bawah tetap terjaga.