Harga Minyak Sesaat Hadapi Sisi Beli Kembali

JAVAFX – Berita komoditas di hari Kamis(16/11/2017), harga minyak sesaat hadapi sisi beli kembali pada perdagangan sore hari ini dengan keyakinan pasar bahwa usaha kenaikan produksi minyak AS masih akan terus diimbangi oleh keberhasilan OPEC dalam hal memangkas produksi minyaknya yang akan diperpanjang hingga akhir tahun 2018.

Namun sebelumnya dari IEA menyatakan bahwa permintaan minyak dunia menurutnya tidak akan sebaik laporan dari OPEC beberapa hari lalu. Menurut IEA bahwa permintaan minyak dunia akan mengalami penurunan rata-rata 100 ribu bph hingga 200 ribu bph dari proyeksi bulan Juni lalu, dimana tahun ini akan turun sekitar 1,5 juta bph sedang di tahun depan akan turun sekitar 1,3 juta bph menjadi 98,9 juta bph.

Situasi sisi negatif minyak juga disebabkan setelah investor melihat bahwa persediaan minyak mentah pemerintah AS semalam dilaporkan oleh EIA mengalami kenaikan sebesar 1,9 juta barel. Diiringi pula kenaikan produksi harian AS rata-rata 49 ribu bph sehingga total harian menjadi 9,645 juta bph, tertinggi sejak EIA mulai mencatatnya di 1983 silam.

Alhasil membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak November di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk sementara menguat $0,12 atau 0,22% di level $55,45 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Desember di pasar ICE Futures London sementara sedang menguat $0,24 atau 0,39% di harga $62,11 per barel.

Rasa optimis bahwa harga minyak masih bisa naik mengingat di agenda pertemuan evaluasi komitmen pemangkasan produksi minyak 1,8 juta bph di 30 November, dapat dipastikan akan membahas perpanjangan waktu komitmen tersebut hingga akhir 2018 setelah sebelumnya berakhir Maret 2018, demikian ungkap Sekjen OPEC Mohammad Barkindo kala itu.

Barkindo juga menyatakan meski pasokan minyak AS makin membesar, namun produksi minyak OPEC ternyata makin mengecil dan didukung pula permintaan minyak dunia yang meningkat khususnya dari Asia dan Eropa, sehingga dirinya percaya bahwa pasokan minyak dunia akan segera menempati porsi yang seimbang antara permintaan dengan penawarannya.OPEC juga menaikkan perkiraan permintaan minyaknya dimana dunia membutuhkan pasokan minyak OPEC sebesar 33,42 juta bph di tahun depan, dan ini berarti ada kenaikan permintaan minyak mentah OPEC sebesar 260 ribu bph.

Ini yang membuat harga minyak sendiri tidak bisa bergerak positif secara besar karena faktor minyak OPEC akan selalu oleh usaha kenaikan produksi minyak AS.

Sumber berita: Reuters, Investing, Bloomberg, MarketWatch, CNBC
Sumber gambar: Reuters

 

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.