Harga Minyak WTI Rebound Setelah AS Sita Tanker Venezuela

0
729

Harga minyak WTI perlahan naik mendekati $57,85 per barel di sesi awal perdagangan sessi Asia, Jumat. Penyitaan kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela, diyakini menjadi penyebab kenaikan harga WTI. Sementara pelaku pasar juga berhati-hati di tengah perkembangan kesepakatan damai Ukraina. 

West Texas Intermediate (WTI), acuan harga minyak mentah AS, diperdagangkan sekitar $57,85 per barel di sepuanang perdagangan sesi Asia pada Jumat. Harga WTI rebound dari penurunan tajam kemarin dan penutupan terendahnya di hampir dua bulan terakhir, di tengah beragam faktor geopolitik, termasuk penyitaan kapal tanker minyak yang dikenai sanksi oleh AS di lepas pantai Venezuela. 

Menukil laporan Bloomberg pada Kamis, pasukan AS mencegat dan menyita sebuah kapal tanker minyak yang dikenai sanksi di lepas pantai Venezuela, yang menandai eskalasi serius ketegangan antara kedua negara. Langkah AS ini mungkin akan membuat ekspor minyak mentah Venezuela menjadi jauh lebih sulit. Ketegangan geopolitik seperti ini menjadi penopang kenaikan harga WTI dalam jangka pendek. 

Di sisi lain, pembicaraan damai Ukraina meredakan ketegangan, dan para analis meyakini jika perang Rusia-Ukraina berakhir, maka akan mengurangi ancaman terhadap infrastruktur energi regional dan meningkatkan kepastian pasokan. Hal ini mungkin membatasi potensi kenaikan harga minyak.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Kamis bahwa delegasi Kyiv telah berbicara dengan pejabat tinggi AS dalam panggilan video untuk membahas jaminan keamanan bagi Ukraina setelah menyajikan kerangka kerja 20 poin yang direvisi kepada Amerika Serikat untuk mengakhiri perang dengan Rusia.