Gold Masih Tertekan Koreksi Jelang NFP
Harga emas tertekan turun karena kehati-hatian menjelang data pekerjaan penting AS (NFP) minggu ini.
Harga emas turun menjadi sekitar $4.440 per ons pada hari...
Lemahnya Data Neraca Perdagangan Australia Semakin Menekan AUDUSD
Dolar Australia kembali melemah terhadap dolar AS pada Kamis setelah data Neraca Perdagangan Australia menunjukkan surplus perdagangan menyempit menjadi 2.936 miliar secara bulanan (MoM) pada November, turun dari 4.353 miliar pada periode sebelumnya.
USDJPY Kembali Terkoreksi Usai Sentuh Level Tertinggi Intraday
Yen melemah dan mendorong USDJPY menyentuh level tertinggi intraday sebelum berbalik terkoreksi. Tekanan datang dari data upah Jepang yang lemah serta ketidakpastian kebijakan Bank of Japan (BoJ). Namun, perbedaan ekspektasi kebijakan antara BoJ dan Federal Reserve (Fed) menahan pergerakan lanjutan USDJPY.
Data ADP Diperkirakan Membaik, Ke mana Arah Dolar?
Laporan data Ketenagakerjaan sektor swasta yang akan dirilis oleh Automatic Data Processing (ADP) diperkirakan akan menunjukkan pertumbuhan moderat pada Desember setelah pada laporan di November mencatat penurunan tajam. Para investor menantikan laporan ADP dan data ketenagakerjaan AS lainnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang ke mana arah suku bunga Federal Reserve (The Fed) selanjutnya.
Perubahan Sentimen Pasar Memaksa GBPUSD Melepas Kenaikan Intraday
Pound sterling terpaksa melepas sebagian kenaikan yang diperoleh sejak sesi perdagangan Asia pada Selasa, seiring dengan membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat yang lemah sempat menekan dolar AS dan mendorong penguatan GBPUSD.
Sentimen dan Spekulasi Pasar Dorong Emas ke Level Tertinggi Sepekan
Emas melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya dan kini di level tertinggi satu minggu, ditopang oleh meningkatnya risiko geopolitik global yang mendorong permintaan aset aman (safe haven). Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter yang lebih longgar turut melemahkan dolar AS, sehingga mendukung penguatan harga emas.
Nada ‘Hawkish’ RBA Dan Melemahnya Dolar AS Topang Kenaikan AUDUSD
AUDUSD lanjutkan penguatan atas meningkatnya ekspektasi lanjutan pengetatan kebijakan moneter oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Hasil survei Australian Financial Review menunjukkan masih terdapat ruang bagi RBA untuk menaikkan suku bunga acuan hingga dua kali lagi guna meredam tekanan inflasi yang belum sepenuhnya terkendali.
[vc_btn title=”Mulai Trading Hari ini !” style=”custom” custom_background=”#980000″ custom_text=”#ffffff” align=”center” button_block=”true” link=”url:http%3A%2F%2Flp.javafx.co.id||target:%20_blank|”]







