Setelah berhasil menembus ke atas level 4550, emas kembali menjadi topik pembahasan pekan ini dengan menduduki Harga tertinggi sepanjang masa di level 4601, di awal perdagangan minggu ini di sesi Asia. Risiko geopolitik yang masih berkepanjangan dan spekulasi pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) menyusul data tenaga kerja AS di akhir pekan kemarin yang cukup positif, menjadi aktor dibalik penguatan logam mulia ini sebagai aset safe haven.
Data Australia, Household Spending MoM untuk akan diumumkan pada jam 7:30 WIB dan diperkirakan di 0.007 VS 1.4 (Nilai Sebelumnya).
Data Australia, ANZ-Indeed Job Ads...
Harga minyak mentah dunia kembali melemah, termasuk minyak West Texas Intermediate (WTI), setelah sebelumnya naik tajam lebih dari 3% pada sesi perdagangan kemarin. Penurunan harga ini disebabkan oleh meningkatnya persediaan minyak dunia, yang kembali memicu kekhawatiran akan kelebihan pasokan di pasar global.
Harga emas berfluktuasi di sekitar $4460.00 - 4480.00 per ons pada hari Kamis, mempertahankan sebagian besar kenaikannya dari sesi sebelumnya karena investor menantikan data...
Yen Jepang melemah melewati 157 per dolar pada hari Jumat, tertekan untuk sesi keempat berturut-turut, terutama terbebani oleh penguatan dolar karena investor mencerna serangkaian...
Dolar Australia melemah setelah data CPI tahunan China naik di bawah perkiraan, di tengah ketidakpastian kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA). Sementara itu, dolar AS masih memanfaatkan data tenaga kerja mingguan, di tengah kehati-hatian pasar menjelang data NFP AS.
Sentimen Positif untuk Indeks Hongkong adanya Optimisme awal tahun terkait transformasi teknologi & AI di saham-saham besar Hong Kong. Pergerakan korporasi besar (Hang Seng...
Sentimen Bullish untuk GBPJPY jika ; Data Jepang yang lemah, JPY kurang menarik sebagai safe-haven; Sentimen risk-on global jika pasar bereaksi positif terhadap data...
Data Switzerland, Foreign Exchange Reserves untuk akan diumumkan pada jam 7:00 WIB dan diperkirakan di VS 727.39 (Nilai Sebelumnya).
Data China, Chinese Inflation Rate YoY...
Emas mengalami aksi jual untuk hari kedua berturut-turut, meskipun penurunan tampaknya terbatas, mengingat risiko geopolitik yang meningkat dan pelemahan dolar AS yang dipengaruhi oleh kebijakan dovish The Fed memberikan dukungan bagi bullion. Para pelaku pasar juga tampaknya enggan dan memilih untuk menunggu rilis laporan NFP AS pada hari Jumat.