Pasangan mata uang GBP/JPY terus menjadi sorotan pelaku pasar di awal pekan ini dengan pergerakan yang masih dinamis, dipengaruhi oleh serangkaian faktor fundamental dari Inggris dan Jepang serta kondisi geopolitik global.
GBP/JPY masih bergerak di level tinggi karena Yen Jepang (JPY) tetap melemah terhadap mata uang utama, yang membuat pasangan ini terus berada di zona bullish. Ini tampak dari tekanan jual pada JPY yang tersisa di sebagian besar pasar mata uang global, sehingga memberikan support bagi GBP/JPY untuk tetap kuat di kisaran lebih dari 211 yen per pound.
Beberapa penyebab melemahnya JPY:
– Ketegangan perdagangan Jepang-China yang terus memberi tekanan terhadap sentimen JPY.
– Kekhawatiran pasar tentang kondisi ekonomi Jepang meski data belanja rumah tangga menunjukkan angka kuat, namun tetap dinetralisir oleh faktor geopolitik.
– Spekulasi pemilihan mendadak di Jepang yang meningkatkan ketidakpastian kebijakan domestik dan memberikan volatilitas tambahan pada JPY.
Perbedaan kebijakan moneter antara Bank of England (BoE) dan Bank of Japan (BoJ) tetap menjadi faktor utama pergerakan GBP/JPY fundamental:
– Bank of England (BoE) — pelaku pasar memperhatikan pidato Gubernur BoE Andrew Bailey yang dijadwalkan hari ini. Komentar tentang inflasi Inggris, prospek suku bunga, dan arah kebijakan moneter akan berdampak signifikan terhadap GBP. Nada yang hawkish (mengarah ke pengetatan lebih lanjut) diperkirakan bisa memperkuat GBP. Sebaliknya nada yang dovish dapat memberikan tekanan terhadap GBP
– Bank of Japan (BoJ) — tekanan pada JPY juga terkait dengan ekspektasi pasar terhadap sikap BoJ. Walaupun BoJ masih cenderung mempertahankan kebijakan longgar, ada spekulasi tentang kemungkinan penyesuaian suku bunga di masa depan yang turut memengaruhi sentimen terhadap JPY.
Pergerakan GBP/JPY pada 13 Januari 2026 tercatat dipengaruhi oleh kombinasi beberapa faktor fundamental berikut:
✔️ Sentimen risiko global yang menekan JPY akibat ketegangan geopolitik.
✔️ Perbedaan kebijakan moneter BoE vs BoJ yang masih memihak Poundsterling.
✔️ Spekulasi politik di Jepang yang menambah volatilitas JPY.
Secara keseluruhan, tren fundamental saat ini cenderung mendorong GBP/JPY tetap berada di zona kuat, meskipun volatilitas tetap tinggi tergantung pada data yang dirilis sepanjang hari ini.





