Minyak jatuh karena ambil untung dan perkiraan musim dingin AS ringan

Minyak jatuh pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) karena aksi ambil untung setelah perkiraan untuk musim dingin AS yang hangat mengerem reli yang mendorong harga ke level tertinggi tiga tahun di atas 86 dolar AS per barel di awal sesi karena ketatnya pasokan dan krisis energi global.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember terpangkas 1,21 dolar AS menjadi menetap di 84,61 dolar AS per barel, setelah mencapai tertinggi sesi di 86,10 dolar AS, tertinggi sejak Oktober 2018.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Desember turun 92 sen menjadi ditutup di 82,50 dolar AS per barel.

Kontrak November berakhir Rabu (20/10/2021) di level tertinggi tujuh tahun.

Cuaca musim dingin di sebagian besar Amerika Serikat diperkirakan lebih hangat dari rata-rata, menurut Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional yang dirilis Kamis (21/10/2021) pagi.

“Laporan tersebut, yang menunjukkan kondisi yang lebih kering dan lebih hangat di seluruh AS bagian selatan dan timur, memberikan tekanan pada harga minyak,” kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho.

Harga telah reli pada Rabu (20/10/2021) ketika Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan persediaan minyak mentah dan bahan bakar yang lebih ketat, dengan stok minyak mentah di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma jatuh ke level terendah tiga tahun.

“Pedagang yang telah menetapkan 86 dolar AS sebagai ambang penjualan mereka mengambil kesempatan untuk mengantongi beberapa keuntungan,” kata Louise Dickson dari Rystad Energy.

“Akibatnya, harga minyak turun.” Harga Brent telah meningkat lebih dari 60 persen tahun ini, didukung oleh peningkatan pasokan yang lambat oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan sekutunya yang dikenal secara kolektif sebagai OPEC+, dan krisis batu bara dan gas global yang telah mendorong pembangkit listrik beralih ke minyak.

Minyak juga mendapat tekanan dari penurunan harga batu bara dan gas alam.

Di China, batu bara turun 11 persen, memperpanjang kerugian minggu ini sejak Beijing mengisyaratkan akan melakukan intervensi untuk mendinginkan pasar.

“Dengan penurunan harga batu bara dan gas serta dengan indikator teknis indeks kekuatan relatif masih di wilayah overbought, kemungkinan penurunan tajam, tetapi harga minyak naik,” kata Jeffrey Halley, analis di broker OANDA.

Namun, beberapa analis menyatakan minyak akan reli lebih lanjut karena OPEC+ kemungkinan akan tetap pada rencananya untuk peningkatan produksi bertahap sementara permintaan diperkirakan akan mencapai tingkat pra-pandemi.

Rystad mengatakan prospeknya bullish untuk sisa tahun ini dan Giovanni Staunovo dari bank Swiss UBS mengatakan dalam sebuah laporan bahwa dia memperkirakan Brent akan diperdagangkan pada 90 dolar AS pada Desember dan Maret.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.