Indeks Nasdaq diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan menjelang rilis data Retail Sales Amerika Serikat, yang menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur kekuatan konsumsi masyarakat dan arah pertumbuhan ekonomi. Sentimen pasar cenderung positif seiring investor menilai data tersebut dapat memberikan petunjuk baru terkait kondisi permintaan domestik serta prospek kebijakan suku bunga Federal Reserve.
Pergerakan saham teknologi kembali menjadi sorotan setelah beberapa emiten berkapitalisasi besar menunjukkan performa solid dalam beberapa sesi terakhir. Optimisme terhadap sektor teknologi meningkat, terutama di tengah ekspektasi bahwa tekanan inflasi mulai mereda dan peluang penurunan suku bunga masih terbuka apabila data ekonomi menunjukkan tanda perlambatan.
Saham-saham teknologi berkapitalisasi besar tampil dominan, dengan Nvidia menguat 2,5%, Tesla naik 1,5%, Microsoft melonjak 3,1%, Broadcom bertambah 3,3%, dan Meta Platforms naik 2,4%. Sementara itu, Oracle mencatat lonjakan tajam sebesar 9,6% setelah mendapat peningkatan rekomendasi analis, seiring prospek permintaan AI yang dinilai semakin kuat.
Ke depan, pelaku pasar akan memantau rilis laporan ketenagakerjaan AS bulan Januari yang sebelumnya tertunda, serta data inflasi CPI yang akan segera dirilis. Kedua data tersebut diperkirakan akan menjadi faktor penting dalam membentuk ekspektasi pasar terkait laju perlambatan ekonomi dan kemungkinan waktu dimulainya pelonggaran kebijakan moneter.




