USDJPY Terjebak di Antara Arah Kebijakan BoJ dan The Fed
Pergerakan USDJPY saat ini berada dalam fase konsolidasi setelah mencatat kenaikan pada sesi perdagangan sebelumnya. Dinamika ini mencerminkan tarik-menarik antara faktor fundamental yang menekan yen Jepang dan faktor eksternal yang membatasi penguatan dolar AS. Ketidakpastian kebijakan moneter, risiko fiskal Jepang, serta sikap hati-hati pelaku pasar menjelang rilis data ekonomi utama AS menjadi latar belakang utama pergerakan pasangan mata uang ini.
Perubahan Sentimen Pasar Memaksa GBPUSD Melepas Kenaikan Intraday
Pound sterling terpaksa melepas sebagian kenaikan yang diperoleh sejak sesi perdagangan Asia pada Selasa, seiring dengan membaiknya sentimen pasar secara keseluruhan. Data ISM Manufacturing PMI Amerika Serikat yang lemah sempat menekan dolar AS dan mendorong penguatan GBPUSD.
Sentimen dan Spekulasi Pasar Dorong Emas ke Level Tertinggi Sepekan
Emas melanjutkan penguatan dari sesi sebelumnya dan kini di level tertinggi satu minggu, ditopang oleh meningkatnya risiko geopolitik global yang mendorong permintaan aset aman (safe haven). Selain itu, spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan kebijakan moneter yang lebih longgar turut melemahkan dolar AS, sehingga mendukung penguatan harga emas.
Nada ‘Hawkish’ RBA Dan Melemahnya Dolar AS Topang Kenaikan AUDUSD
AUDUSD lanjutkan penguatan atas meningkatnya ekspektasi lanjutan pengetatan kebijakan moneter oleh Reserve Bank of Australia (RBA). Hasil survei Australian Financial Review menunjukkan masih terdapat ruang bagi RBA untuk menaikkan suku bunga acuan hingga dua kali lagi guna meredam tekanan inflasi yang belum sepenuhnya terkendali.
[td_block_78 custom_title=”testing2″ category_id=”10″]
[td_block_78 custom_title=”testing2″ category_id=”8″]
[vc_facebook][td_block_77 custom_title=”testing” category_id=”239″]





