Pasar Saham Asia Menghijau Imbas Turunnya Harga Minyak

0
22
Pasar saham Asia
Indeks saham Asia

javafx.co.id – Pasar saham Asia pulih setelah harga minyak terkoreksi turun usai Trump mengisyaratkan perang dengan Iran mungkin akan segera berakhir. Indeks Kospi Korea Selatan dibuka lebih dari 5% lebih tinggi pada hari Selasa, memimpin pemulihan di kawasan tersebut, setelah harga minyak turun dan Wall Street pulih kembali karena Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan konflik dengan Iran mungkin akan segera berakhir.

Harga minyak turun lebih dari 10% setelah Trump mengatakan dia sedang mempertimbangkan untuk menguasai Selat Hormuz, titik penting terpenting di dunia untuk pasar minyak mentah. Trump juga mengatakan kepada seorang reporter CBS News, yang membagikan komentar tersebut dalam sebuah unggahan di X, bahwa “perang ini sudah sangat lengkap, hampir.”

Minyak mentah Brent internasional turun 10% menjadi $88,90 per barel Senin malam. Minyak mentah AS turun lebih dari 9% menjadi $86,05 per barel. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak melonjak melewati $100 pada hari Senin. Penurunan ini terjadi setelah harga minyak melonjak melewati $100.

“Dengan terhentinya pasokan minyak dunia sebesar 20%, kita mengalami gangguan terbesar yang pernah ada,” kata Bob McNally, presiden Rapidan Energy Group, merujuk pada penutupan Selat Hormuz. Gangguan terbesar sebelum perang saat ini terjadi selama Krisis Suez tahun 1956 ketika Inggris, Prancis, dan Israel menginvasi Semenanjung Sinai Mesir, kata perusahaan konsultan energi tersebut kepada kliennya dalam catatan hari Minggu. Pada saat itu, sekitar 10% pasokan minyak global terganggu.

Indeks saham Asia lainnya juga naik. Indeks Kosdaq untuk saham berkapitalisasi kecil naik lebih dari 4%. Indeks S&P/ASX 200 Australia naik 1,35% pada perdagangan awal. Indeks Nikkei 225 Jepang melonjak 1,66%, sementara Topix naik 1,3%.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 1,56%, sementara CSI 300 naik 0,9%.

Saham-saham terkait pariwisata juga pulih. Saham Air China yang terdaftar di bursa Hong Kong naik hampir 3%, ementara China Eastern Airlines bertambah 2,9%. China Southern Airlines naik 2,85%. Singapore Airlines naik 1,54%.

Semalam di AS, saham-saham mengalami kenaikan. S&P 500 naik 0,83% dan ditutup pada 6.795,99, sementara Dow Jones Industrial Average bertambah 239,25 poin, atau 0,5%, dan berakhir pada 47.740,80. Indeks blue-chip ini baru saja mengalami penurunan mingguan terbesar dalam hampir setahun. Nasdaq Composite melonjak 1,38% dan ditutup pada 22.695,95.

Pergerakan tersebut menandai pembalikan yang mengesankan dari kerugian yang terlihat sebelumnya pada hari itu. Dow turun hampir 900 poin pada titik terendah sesi, dan S&P 500 serta Nasdaq masing-masing turun hingga 1,5%.


Tradingajadulu