USD/CHF Rontok Lebih dari 5%, Franc Swiss Kian Diminati sebagai Safe Haven

0
24
CHF kembali perkasa , USD tertekan

Pasangan mata uang USD/CHF melemah tajam dan tercatat turun sekitar 0,55% ke area 0,7985 pada akhir sesi perdagangan Asia hari Senin. Tekanan jual yang kuat terhadap pasangan ini dipicu oleh melemahnya dolar AS, seiring meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa terkait wacana Washington untuk mengambil alih Greenland.

Situasi tersebut turut membebani sentimen pasar terhadap dolar AS, terutama setelah muncul ancaman tarif dari Presiden Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa. Negara-negara anggota Uni Eropa menyatakan akan merespons langkah tersebut secara terukur. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan melalui unggahan di platform X bahwa kedaulatan dan integritas teritorial merupakan prinsip fundamental dalam hukum internasional. Ia juga memperingatkan bahwa penerapan tarif berisiko merusak hubungan transatlantik serta memicu spiral penurunan ekonomi yang berbahaya.

Di sisi lain, meningkatnya ketegangan geopolitik antara AS dan Uni Eropa, khususnya terkait isu kedaulatan Greenland, mendorong investor untuk beralih ke aset aman. Kondisi ini memperkuat daya tarik Franc Swiss sebagai instrumen safe haven, yang secara umum menunjukkan kinerja lebih baik dibandingkan mata uang utama lainnya.

Secara tehnikal USDCHF pada time frame H1 dalam trend turun , harga terlihat masih tertahan di bawah level resistance utama di sekitar harga 0.80250, selama harga masih tertahan di bawah resistance tersebut , USDCHF masih berpeluang melanjutkan penuruan dengan target disekitar area support 0.79800 – 0.79600.