USDJPY Gagal Bertahan Tembus Garis Tren Utama

JAVAFX – USDJPY gagal bertahan dan menembus garis tren utama, dengan mengalami penurunan sebesar 0.25% hari ini, Rabu(4/10/2017).

Data ADP nanti malam yang meliputi hasil pertumbuhan lapangan pekerjaan AS yang disusul dengan laporan ISM Non-manufaktur AS akan menjadi atensi lanjutan. Selain itu, pidato Janet Yellen malam ini juga menjadi petunjuk terbaru atas upaya kenaikan suku bunga AS selanjutnya.

Pada timeframe daily, indikator teknikal masih bullish, namun bearish divergence pada RSI dan Stochs yang meningkat mensinyalir tren menurun.

Lantas, resisten utama selanjutnya terlihat pada level 114.32 (61.8% Fibonacci Retracement di kisaran 118.662 sampai 107.318). 200-DMA pada level 111.955  merupakan support kuat dalam tren menurun.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.