USDJPY menguat, Risk Appetite, kekhawatiran fiskal Lemahkan Yen

0
4

Yen Jepang tertekan oleh berkurangnya permintaan safe-haven dan kekhawatiran tentang kesehatan fiskal Jepang. Penguatan ringan dolar AS mendukung pasangan mata uang USDJPY menjelang rilis Indeks Harga PCE AS dan data PDB AS. Fokus pasar akan tetap tertuju pada hasil pertemuan kebijakan dua hari BoJ yang krusial pada hari Jumat.

USDJPY lanjutkan kenaikan untuk hari keempat berturut-turut. Pasangan mata uang safe haven diperdagangkan di sekitar level 158.76, setelah mengawali perdagangan hari ini dari level 158.24 yang terus mencatat kenaikan kuat setelah sempat menyentuh level terendah intraday di level 158.17.

Yen Jepang ambruk ke level terendah seminggu terhadap dolar AS selama sesi Asia Kamis yang tertekan oleh kombinasi faktor negatif. Sentimen risiko global mendapat dorongan kuat sebagai respons terhadap perubahan kebijakan Presiden AS Donald Trump terkait Greenland, yang mengikis permintaan terhadap aset safe-haven yen. Sementara kekhawatiran tentang kebijakan fiskal ekspansif Jepang di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi, memicu penjualan besar-besaran di pasar obligasi Jepang dan diperkirakan akan membebani yen.

Namun, ekspektasi pemerintah Jepang akan campur tangan dalam upaya menghentikan pelemahan lebih lanjut mata uang negaranya berpotensi membatasi yen melemah lebih lanjut. Para pelaku pasar mungkin akan menahan diri masuk ke pasar secara agresif dan memilih untuk menunggu sinyal lebih lanjut dari Bank of Japan (BoJ).

Sehingga, fokus pasar akan tertuju pada hasil pertemuan kebijakan BoJ selama dua hari pada Jumat dan komentar Gubernur Kazuo Ueda selama konferensi pers pasca-keputusan, yang akan memengaruhi pergerakan jangka pendek yen Jepang.