WNI di perbatasan Indonesia-Timor Leste ikut program vaksinasi COVID

Sekitar 50 orang warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste di kota Oecusse telah mengikuti program vaksinasi COVID-19 pada Senin (28/6).

Sebanyak 36 WNI mendaftarkan diri ke Kantor Penghubung KBRI Dili di Oecusse dengan membawa paspor dan tertib mengantre untuk divaksin, dan 14 orang lainnya divaksin di tempat terpisah, demikian menurut keterangan dari KBRI Dili yang diterima di Jakarta, Selasa.

“Berkoordinasi dengan Pemerintah Timor-Leste khususnya Pemda Kota Oecusse, dan WHO Timor-Leste, KBRI Dili berupaya agar WNI di perbatasan terutama yang berdomisili di kota di Timor-Leste yang berbatasan darat dengan Nusa Tenggara Timur mendapat vaksin COVID-19,” kata Marya Onny Silaban, Kepala Kantor Penghubung KBRI Dili di Oecusse.

“Timor-Leste berbatasan darat dengan NTT sepanjang 268,8 kilometer.

Indonesia
574,135
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 7:00 PM 24/07/2021 7:00 PM
Seluruh Dunia
15,504,736
Total Kasus Aktif
Updated on 24/07/2021 7:00 PM 24/07/2021 7:00 PM

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.