Yield Obligasi AS Bergerak Naik Seiring Investor Nantikan Data Ekonomi Utama

0
25
Yield Treasury naik jelang Fed meeting

Imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS naik di awal pekan karena investor menantikan serangkaian data ekonomi, termasuk laporan pekerjaan Januari yang tertunda.

Senin siang, imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun naik lebih dari 2 basis poin menjadi 4,231%, dan imbal hasil obligasi pemerintah 30 tahun naik 1 basis poin menjadi 4,874%. Imbal hasil obligasi pemerintah 2 tahun naik lebih dari 1 basis poin menjadi 3,514%. Satu basis poin sama dengan 0,01%, dan imbal hasil serta harga bergerak berlawanan arah.

Investor mengharapkan serangkaian data ekonomi minggu ini, yang sebagian besar tertunda karena penutupan sebagian pemerintah AS. Ini termasuk laporan penggajian non-pertanian untuk Januari yang tertunda, yang awalnya dijadwalkan pada Jumat lalu, tetapi yang sekarang akan dirilis oleh Biro Statistik Tenaga Kerja pada Rabu pagi.

Laporan tersebut diperkirakan akan menunjukkan peningkatan 60.000 lapangan kerja untuk bulan ini, setelah peningkatan 50.000 lapangan kerja pada bulan Desember, menurut para ekonom yang disurvei oleh Dow Jones. Tingkat pengangguran diproyeksikan tetap stabil di 4,4%.

Pembacaan indeks harga konsumen Januari, yang juga tertunda karena penutupan ekonomi, akan dirilis pada Jumat pagi. Selain laporan-laporan ini, investor akan menunggu data penjualan ritel untuk bulan Desember pada hari Selasa dan klaim pengangguran awal mingguan pada hari Kamis.

dollar index saat ini bergerak turun dari sesi Asia, namun pergerakan turun sedang tertahan di 97.100
Jika yield treasury terus menanjak naik, bisa mendorong dolar ikut menguat

Hubungan dolar AS (USD) dan yield US Treasury itu biasanya searah, karena keduanya sama-sama mencerminkan arus modal dan ekspektasi suku bunga di Amerika.

secara sederhananya ;

๐Ÿ‘‰ Yield Treasury naik โ†’ US Dolar cenderung menguat
๐Ÿ‘‰ Yield Treasury turun โ†’ US dolar cenderung melemah