Risalah FOMC Berikan Dukungan Untuk Greenback

0
398
dolar indeks menguat

Para pejabat Fed berbeda pendapat mengenai arah suku bunga bank sentral kedepan, yang mencerminkan ketegangan antara kebutuhan untuk mengendalikan inflasi dan keinginan untuk mendukung pasar tenaga kerja, demikian sedikit pandangan menurut risalah pertemuan FOMC Januari 2026.

Beberapa anggota Komite mengindikasikan bahwa penurunan lebih lanjut pada suku bunga dana federal kemungkinan akan tepat jika inflasi terus menurun sesuai dengan ekspektasi mereka. Yang lain berpendapat bahwa mungkin bijaksana untuk mempertahankan suku bunga kebijakan tetap stabil untuk beberapa waktu dan beberapa bahkan mengemukakan kemungkinan bahwa kenaikan suku bunga mungkin diperlukan jika inflasi tetap terus-menerus di atas target. Selain itu, sebagian besar peserta menilai bahwa risiko penurunan lapangan kerja telah berkurang dalam beberapa bulan terakhir sementara risiko inflasi yang lebih berkelanjutan tetap ada.

Fed mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah pada kisaran target 3,5%–3,75% dalam pertemuan Januari 2026, sesuai dengan ekspektasi, setelah tiga kali pemotongan suku bunga berturut-turut tahun lalu.

Perbedaan pandangan anggota Komite FOMC mengenai arah suku bunga kedepan setidaknya memberi angin segar untuk dolar AS yang sebelumnya terus tertekan oleh signal dovish Fed.
Saat ini dollar indeks bergerak diatas level 97.600, naik merespon rilisah FOMC Rabu malam.
Menguatnya dolar memberi tekanan pada mata uang utama seperti yen dan euro.
EUR/USD turun dibawah 1.18000, dan USD/JPY bergerak rebound menembus level 155.000 mendekati target terdekat 155.506