Pound Mendekati Level Terendah, Risiko Global dan Kebijakan BoE Jadi Sorotan

0
27

Javafx.co.id-Poundsterling Inggris melemah mendekati $1,32, bertahan di sekitar level terendah sejak awal Desember, dan berada di jalur penurunan bulanan lebih dari 1% terhadap dolar AS. Tekanan ini mencerminkan meningkatnya kehati-hatian investor di tengah ketidakpastian global.

Sentimen penghindaran risiko (risk aversion) mendominasi pasar seiring pelaku pasar mencermati dampak ekonomi dari konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Kekhawatiran semakin meningkat setelah muncul laporan mengenai persiapan pasukan Amerika Serikat untuk kemungkinan operasi darat, yang membayangi klaim adanya kemajuan dalam negosiasi dengan Iran.

Di sisi lain, arah kebijakan moneter Bank of England (BoE) menjadi sorotan utama. Ekspektasi pasar mengalami perubahan tajam dari sebelumnya memperkirakan penurunan suku bunga, kini berbalik mengantisipasi setidaknya dua kali kenaikan suku bunga pada 2026, bahkan berpotensi menjadi tiga kali kenaikan.

Baca Juga : Buyer cemas gbpusd terancam bearish

Meski demikian, pembuat kebijakan BoE, Alan Taylor, menyampaikan sikap yang lebih berhati-hati. Ia menegaskan bahwa ambang batas untuk menaikkan suku bunga masih tinggi, serta mendorong agar biaya pinjaman tetap dipertahankan hingga dampak ekonomi dari konflik Iran dapat terlihat lebih jelas.

Kombinasi tekanan geopolitik dan ketidakpastian arah kebijakan ini membuat pergerakan pound tetap rentan, dengan investor cenderung mengambil posisi defensif dalam jangka pendek.

Buka Akun Trading
diJAVAaja