GBP/USD Masih Ragu-Ragu, Konflik Global Jadi Penentu Arah Selanjutnya

0
47

Javafx.co.id-Pada perdagangan hari ini, pasangan GBP/USD cenderung bergerak sideways dan sedikit defensif di area 1.3550, di tengah kombinasi sentimen yang saling bertolak belakang antara Inggris dan Amerika Serikat. Dari sisi dolar AS, terdapat dukungan jangka pendek akibat kembalinya permintaan safe haven, seiring ketidakpastian perkembangan konflik Iran yang masih belum stabil. Hal ini membuat dolar kembali menguat sementara, sehingga menahan kenaikan GBP/USD .

Namun di sisi lain, poundsterling masih mendapat dukungan dari ekspektasi kebijakan moneter yang relatif lebih hawkish dibanding AS. Pasar saat ini mulai memperkirakan bahwa Bank of England berpotensi melakukan kenaikan suku bunga beberapa kali di tahun 2026 akibat tekanan inflasi yang masih tinggi, terutama dipicu oleh kenaikan harga energi . Faktor ini menjadi penopang utama bagi GBP agar tidak melemah lebih dalam.

Meski demikian, outlook pound tetap dibayangi risiko fundamental domestik. Data terbaru menunjukkan bahwa prospek ekonomi Inggris mengalami penurunan signifikan, di mana pertumbuhan dipangkas cukup tajam akibat dampak konflik global dan lonjakan harga energi. Kondisi ini meningkatkan risiko stagflasi (inflasi tinggi + pertumbuhan lemah), yang dalam jangka menengah bisa menekan nilai GBP . Selain itu, ketergantungan Inggris terhadap impor energi membuat pound sangat sensitif terhadap gejolak harga minyak dan situasi geopolitik .

Secara keseluruhan, bias GBP/USD hari ini cenderung netral hingga bullish terbatas, dengan dua kekuatan utama yang saling tarik menarik: di satu sisi, pelemahan USD dalam jangka menengah dan ekspektasi kenaikan suku bunga Inggris mendukung kenaikan; namun di sisi lain, risiko geopolitik dan perlambatan ekonomi Inggris menahan penguatan lebih lanjut. Oleh karena itu, pergerakan GBP/USD saat ini lebih condong ke fase konsolidasi sambil menunggu katalis baru, seperti data ekonomi AS, pernyataan pejabat The Fed, dan perkembangan konflik global.

Trading aja dulu
diJAVAaja