Apa Saja Kebijakan Amerika Atasi Inflasi Selain Kebijakan Suku Bunga ?

Amerika saat ini mengalami inflasi yang cukup tinggi, yaitu sebesar 8.5% per tahun di lihat dari data Consumer Price Index (CPI) atau Indeks Harga Konsumen (IHK). Hari ini, Amerika Serikat akan merilis data inflasinya di tingkat konsumen tahunan ini pada jam 19.30 WIB yang di prediksi akan mengalami penurunan dari 8.5% ke 8.4% dan data inflasi inti di tingkat konsumen (Core CPI) tahunan di prediksi akan turun dari 6.5% menjadi 6%. Bisa jadi prediksi ini benar karena upaya The Fed yang menaikkan Suku bunganya 25 bps di bulan Maret 2022 dan 50 bps di bulan April 2022. Di samping itu rencana The Fed untuk menaikkan suku bunganya sebanyak enam kali sepanjang tahun 2022 belum berubah sehingga kemungkinan inflasi untuk di tekan lebih rendah bisa terjadi.

Selain upaya The Fed untuk menekan inflasi dengan menaikkan suku bunga, pemerintah AS juga berupaya untuk menurunkan tarif impor terutama dari Cina yang pernah di naikkan oleh pemerintahan Trump yang ketika itu menekan Cina mengikuti kemauan Amerika untuk membeli produk pertanian Amerika supaya terjadi keseimbangan perdagangan. Dengan menurunkan tarif impor, pemerintahan Biden berharap inflasi menjadi turun dan harga-harga barang (terutama yang impor) akan menjadi murah.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.