AS: 17 Negara Masuk Daftar Negara yang Abai Perdagangan Manusia

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Kamis (1/7), memasukkan 17 negara ke dalam daftar negara yang tidak bertindak untuk memerangi perdagangan manusia.

AS memperingatkan mereka tentang potensi sanksi AS.

Pemerintah AS juga memperingatkan beberapa sekutu dan teman AS, termasuk Israel, Selandia Baru, Norwegia, Portugal, dan Turki, karena mengendurkan upaya melawan perdagangan manusia.

Penunjukan itu muncul dalam laporan tahunan “Perdagangan Manusia” Departemen Luar Negeri AS yang mengutip, pandemi COVID-19 sebagai penyebab lonjakan perbudakan manusia antara 2020 hingga kini.

Laporan yang mencakup 188 negara dan wilayah itu menulis, wabah telah menyebabkan jutaan orang berisiko dilecehkan dan mengalihkan perhatian beberapa pemerintah dari upaya membendung perdagangan manusia.

“Perdagangan manusia adalah kejahatan yang mengerikan.

Ini merupakan krisis dunia dan sumber penderitaan manusia yang sangat besar,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken.

“Perkiraan yang sering kita kutip, hampir 25 juta orang di seluruh dunia menjadi korban perdagangan manusia.

Banyak yang dipaksa menjadi pekerja seks komersial.

Mereka dipaksa bekerja di pabrik atau ladang, atau bergabung dengan kelompok bersenjata,” imbuhnya.

Blinken mencontohkan pemerintah Kuba dan China, dalam acara pada Kamis (1/7) di Washington.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.