Bank Sentral Indonesia Memprediksi Pemulihan Ekonomi Berbentuk Kurva U Sebagai Dampak Dari Pandemi

Covid-19: Amerika Serikat 117,635 vs 167,818 ( -50,183 )

Amerika Serikat melaporkan penambahan 117,635 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Amerika Serikat berjumlah 13,584,619 dan total...

Covid-19: India 39,567 vs 41,353 ( -1,786 )

India melaporkan penambahan 39,567 kasus baru COVID-19 pada tanggal 29 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di India berjumlah 9,390,791 dan total kasus aktif...

Covid-19: Rusia 27,100 vs 27,543 ( -443 )

Rusia melaporkan penambahan 27,100 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Rusia berjumlah 2,242,633 dan total kasus aktif...

Tidak Semua Orang Menanti Kedatangan Vaksin Covid-19 di California

Berita seputar vaksin Covid-19 hasil produksi Pfizer dan Moderna -yang dalam beberapa minggu ke depan kemungkinan akan siap untuk distribusi setelah resmi mendapat izin...

Covid-19: Indonesia 5,418 vs 5,828 ( -410 )

Indonesia melaporkan penambahan 5,418 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Indonesia berjumlah 527,999 dan total kasus aktif...

Covid-19: Singapura 6 vs 4 ( +2 )

Singapura melaporkan penambahan 6 kasus baru COVID-19 pada tanggal 28 November 2020. Saat ini, total kasus COVID-19 di Singapura berjumlah 58,205 dan total kasus aktif...

JAVAFX – Bank sentral Indonesia mengharapkan pemulihan dalam bentuk kurva U untuk ekonomi terbesar di Asia Tenggara dari dampak pandemi virus corona, kata wakil gubernur seniornya dalam sebuah seminar online pada hari Senin.

Ekonomi kemungkinan menyusut antara 4% hingga 4,8% pada kuartal kedua “dengan pemulihan berbentuk U karena kita belum melihat puncak kasus di Indonesia”, kata Deputi Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti.

Pembukaan kembali ekonomi secara bertahap akan membuat lebih sulit untuk melihat rebound yang kuat, sehingga pemulihan akan memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan. Kekhawatiran penurunan global yang berkepanjangan telah memberikan tekanan pada aset pasar negara berkembang.

Latest Articles

Gold Di Prediksi Menuju 1725 Jika Break Down 1800

Kemungkinan pergerakan Gold hari ini sama seperti kemarin dan lusa yang bergerak di kisaran level 1800-1818. Tapi jika hari ini terjadi break...

Presiden Xi dijadwalkan buka China-ASEAN Expo

Presiden China Xi Jinping dijadwalkan membuka China-ASEAN Expo yang digelar di Nanning, Daerah Otonomi Guangxi, Jumat. Dalam kesempatan tersebut Xi akan menyampaikan sambutan pembukaan melalui...

WHO sebut vaksin dapat kendalikan COVID pada 2021

Pakar kedaruratan terkemuka Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (26/11) menyebutkan bahwa penggunaan vaksin COVID-19 dapat memungkinkan dunia mengendalikan penyakit tersebut tahun depan. "Kehidupan yang...

Trump akan tinggalkan Gedung Putih jika Electoral College pilih Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (26/11) mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dalam...

Menlu China Puji Hubungan Beijing-Seoul di Tengah Ketegangan dengan AS

Diplomat tertinggi China, Kamis (26/11), menekankan pentingnya hubungan bilateral saat bertemu dengan sejumlah pejabat tinggi di Korea Selatan, di mana ada kekhawatiran yang berkembang...

Trump Berikan Pengampunan Hukuman Lebih Sedikit Dibanding Presiden Sebelumnya

Alih-alih sikap kontroversial Presiden AS Donald Trump ketika memberikan pengampunan, termasuk kepada mitranya Michael Flynn, minggu ini; dibanding pendahulunya dalam satu abad terakhir, Trump...

Penurunan Harga Emas Mungkin Berlanjut Karena Harapan Stimulus Fed Terurai

Harga emas sedang menderita kerugian setelah meluncur ke level terendah dalam lebih dari empat bulan. Logam mulia ini jatuh karena perkembangan optimism...

Risalah ECB, Covid dan stabilnya Harga Emas Menjadi Perhatian Pasar

JAVAFX - Sejumlah sentiment fundamental layak diperhatikan pasar dalam perdagangan hari Kamis (26/11/2020). Dolar AS masih mencoba untuk bertahan terhadap mata uang...

Ini Alasan Harga Emas Bisa Ke $ 5000

JAVAFX - Harga emas jatuh di tengah pandemi yang liar, ketidakpastian ekonomi dan pemilu, dimana sebelumnya sejumlah bank-bank besar memperkirakan harga emas...

Bank of America : Musim Panas Nanti, Harga Minyak Bisa Ke $60

JAVAFX - Harga minyak mentah Brent bisa mencapai $ 60 per barel pada musim panas mendatang karena meredanya aturan pembatasan perjalanan, demikian...

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Trump akan tinggalkan Gedung Putih jika Electoral College pilih Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Kamis (26/11) mengatakan akan meninggalkan Gedung Putih jika Electoral College memilih presiden terpilih dari Partai Demokrat, Joe Biden. Dalam...

Biden akan Angkat Blinken Sebagai Menteri Luar Negeri

Presiden AS terpilih Joe Biden akan menominasikan diplomat veteran, Antony Blinken, sebagai menteri luar negeri. Menurut sejumlah laporan media, keputusan itu mengisyaratkan AS akan kembali...

Yellen Menjadi Faktor Menguatnya Kembali Emas

JAVAFX - Laju beruang emas berhenti sejenak di sekitar $ 1,807-08 pada Rabu (25/11/2020) pagi di Asia. Logam Mulia yang turun ke...

Biden sebut America is back, ganti kebijakan America First Trump

Presiden Terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden menyebut "America is back" ("Amerika kembali") pada Selasa (24/11) untuk mengganti kebijakan luar negeri "America First" ("Amerika...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502