BNP Paribas : Harga Emas Akan Naik Ke $1600 Karena Fed Akan Cut, Cut dan Cut Suku Bunga

JAVAFX – Harga emas akan melonjak naik diatas level $1600 per ounce menurut BNP Paribas karena Federal Reserve memulai rencana penurunan suku bunga untuk memerangi perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan dampak dari perang dagang dengan China. Bullion akan mendapat keuntungan karena The Fed memilih untuk empat kali pemotongan suku bunga antara Juli 2019 sampai Juni 2020, menurut Harry Tchilinguirian, kepala penelitian komoditas BNP Paribas dalam sebuah catatan.

BNP Paribas menaikan perkiraan harga emas karena suku bunga riil menjadi negative. Emas telah melonjak tahun ini di tengah meningkatnya permintaan akan tempat berlindung karena perang dagang AS dan China merusak pertumbuhan ekonomi global, emndorong bank-bank sentral termasuk The Fed untuk mengambil sikap kebijakan moneter yang longgar atau lebih akomodatif.

Gold Trading

Pada Juli tahun ini, The Fed telah memulai mengurangi biaya pinjaman untuk pertama kalinya dalam lebih dari sau decade, dan mereka secara luas diharapkan untuk menurunkan suku bunga lagi pada pertemuan FOMC 17-18 September. Atas kemungkinan tersebut, para investor telah meningkatkan kepemilikan dalam danaa yang diperdagangkan di bursa yang didukung bullion.

Harga emas akan rata-rata $1.400 per ounce pada 2019, naik $60 dari perkiraan sebelumnya, dan $1.560 pada 2020 menyusul kenaikan $ 130 dalam prospek, BNP mengatakan dalam catatan itu. Siklus pelonggaran The Fed harus mendorong harga emas  rata-rata di atas $ 1.600 pada kuartal pertama 2020, katanya, menambahkan: “Kami berharap emas naik secara signifikan.”

 

 

 

 

Swendy

dari bloomberg