Data Manufaktur AS Lebih Baik dari Perkiraan, USD Berpeluang Recovery

JAVAFX – Data yang mengukur level indeks difusi berdasarkan pada hasil survey terhadap manajer pembelian di sektor industri manufaktur selama bulan Maret 2020 di Amerika Serikat ( Flash Manufacturing PMI), dilaporkan mengalami penurunan 49.2 dibandingkan pada bulan Februari 2020, yang tercatat 50.7

Gold Trading

Kendati di bawah level indeks 50.0 bermakna kontraksi, namun data tersebut nampak lebih baik dari konsensus pasar yang mematok level indeks 45.1

Sedangkan untuk data yang sama, namun dari sektor industri jasa (US Flash Manufacturing Service PMI), juga mengalami penurunan pada level indeks 39.1 dari sebelumnya 49.4 dan estimasi 44.1

Namun, data mengesankan mencuat dari US Richmond Manufacturing Index untuk bulan Maret 2020, yang mengindikasikan ekspansi, pada level indeks di atas 0 ( di bawah 0 atau negatif, berarti kontraksi), yaitu 2 dibandingkan perolehan bulan sebelumnya, yang nampak kontraksi pada level indeks -2.

Data tersebut bahkan jauh lebih baik dari perkiraan menurun pada level indeks -10

Respon pasar nampaknya cukup efektif mereposisi USD dengan melepas mata uang lainnya, sebagaimana terdeteksi pada pola gerak EURUSD.

Dari dimensi teknikal, mengacu pada grafik H1, EURUSD terlihat menembus level 1.08236, dan berpotensi mengusik support kritis minor, 1.07295.

Penetrasi di bawah 1.07295 bila disertai ekstensi dominasi sellers akan memulihkan tendensi bearish short term EURUSD, dengan sasaran berikut 1.06317 dan support kuat pada level 1.05376.

Jika skenario tersebut kandas dan EURUSD rebound di atas  1.08880, berpotensi re-test resisten kritis minor 1.09214. Ekstensi dominasi buyers di atas 1.09214, memperkuat tendensi bullish EURUSD. Test selanjutnya 1.10463 dan resisten kuat pada level 1.11133

Secara general, selama EURUSD melaju di atas level 1.07295 (di dalam area ascending channel) perspektif bias bullish short term EURUSD masih berlaku