Data US CPI Naik 0.3%

JAVAFX- Publikasi data yang menakar perubahan harga barang dan jasa yang dibeli konsumen atau lebih dikenal dengan CPI di Amerika Serikat untuk bulan Oktober mengalami kenaikan sebesar 0.3%, setelah pada bulan September beringsut naik hanya 0.1%.

Biro Statistik Tenaga Kerja AS hari ini, Rabu, 14 November 2018 juga menyatakan bahwa selama lebih dari 12 bulan terakhir, semua item dari index CPI tersebut naik sebesar 2.5% .

Kontributor terbesar dari item index gasoline yang mencakup lebih dari sepertiga dari kenaikan index CPI seiring dengan kenaikan aktivitas pengisian bensin untuk mobil dan truk.

Sementara core CPI, yang mengukur  indeks harga konsumen selain makanan dan energi, juga naik 0.2%

Data bagus tersebut semestinya menjadi sentimen positif untuk USD, namun para trader dan investor nampaknya memilih hati-hati dan menanti ketegasan dari testimony Powell menjelang tengah malam nanti, karena bisa dijadikan acuan apakah Fed akan mencanangkan kenaikan suku bunga lagi pada Desember atau untuk sementara meredamnya.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.