Data US Mixed, USD  Masih Berjuang  Test Resisten 93.390

JAVAFX – Publikasi  data dari Washington yang berkualifikasi moderat, yaitu The University  of Michigan’s Consumer Sentiment  di Amerika Serikat  dilaporkan  lebih rendah pada level index, 72.5 pada bulan Juli 2020, dibandingkan dengan estimasi sebelumnya, yaitu 73.2 dan masih di bawah level sebelum pandemi virus corona, di  tengah berlanjutnya sebaran dan paparan virus corona di berbagai negara bagian AS.

Gold Trading

Sementara elemen data lainnya, yaitu Consumer Expectations nampak menurun pada level 65.9, di bawah rekor terendah pada bulan Mei lalu, sekaligus mengindikasikan tidak adanya sinyal bahwa konsumen berharap resesi akan segera usai.

Di sisi lain, data Chicago PMI sebagai barometer bisnis di wilayah Chicago, naik 15.3 poin dari bulan sebelumnya, menjadi  51.9 pada bulan Juli 2020, dan merupakan level tertinggi sejak Mei 2019 sekaligus melibas ekspektasi naik yang ditawarkan, yaitu 44.0.  Poin yang tertera juga menggambarkan ekspansi pertama kali basis bulanan untuk aktivitas PMI di Chicago sejak Agustus 2019, pada saat perekonomian berupaya pulih dari goncangan pandemi virus corona.

Untuk performa USD, sebagaimana tercermin pada grafik H4, setelah sukses mendobrak resisten 93.003, nampak masih mendapati resistensi ketat pada level 93.390. Sebab, jika USD mampu melintasi 93.390 disertai ekstensi dominasi buyers, memperkuat  recovery  short term USD dengan sasaran berikut 93.895 dan 94.150

Sebaliknya, jika gagal dan terpelanting di bawah 92.627, rentan re-test support krusial 92.359 dengan sasaran lanjutan menyapa support kuat short term, 91.867