Dolar AS Di Prediksi Masih Kuat Akibat Membaiknya Data Tenaga Kerja AS

Pada hari Jumat malam yang lalu, Amerika merilis data tingkat pengangguran yang turun dari 11.1% ke 10.2%. Sekalipun data Non-farm Employment turun, tapi Jumat lalu di respon membaik oleh para pelaku pasar karena hasil yang dirilis adalah 1.763.000, lebih tinggi dari prediksinya 1.530.000. Akibatnya dolar index pada hari Jumat tersebut naik dari level 93.03 ke level 93.60. Gold turun dari 2061.96 ke level 2015.40, EURUSD turun dari level 1.1832 1.1754, GBPUSD turun dari level 1.3098 ke level 1.3008.

Setelah sempat bergerak terkoreksi jelang penutupan karena aksi taking profit, Nampaknya di sesi Asia ini koreksi masih akan berlanjut dan di prediksi dolar index akan kembali meneruskan trend kenaikannya jelang atau sesudah sesi Eropa. Dolar index di prediksi masih koreksi turun ke level 93.00-93.10 dan jika tidak terjadi break maka Dolar index akan kembali menguat menuju level 93.95-94.00. Gold di prediksi terkonsolidasi antara level 2013-2040. Jika tembus level 2041.00 maka akan kembali naik ke level 2075.00 dan siap pecahkan rekor kembali. Namun, jika level 2041 gagal di tembus, maka Gold akan kembali melemah ke level 2013. Jika koreksi naik EURUSD gagal naik menembus level 1.1820-1.1840, maka EURUSD akan kembali turun ke level 1.1710 hingga level 1.1640. GBPUSD di prediksi masih akan bergerak dalam area yang sama seperti minggu lalu antara level 1.3000-1.3187. Saat ini GBPUSD sedang bergerak menuju level 1.3115.