Dolar ‘Berjinjit’ Jelang Laporan Data Inflasi, Uji Suku Bunga Fed

Dolar mendapat sedikit kekuatan pada hari Selasa menjelang data inflasi AS, dengan investor khawatir apakah angka-angka tersebut dapat memberikan petunjuk tentang kemungkinan kapan pengurangan dan kenaikan suku bunga oleh the fed.

Indeks dolar AS diperdagangkan datar di level 92,202. Terhadap euro, greenback menahan kenaikan kecil pada hari Senin untuk diperdagangkan di level $1,1861, dengan mata uang umum juga membebani setelah Presiden Bank Sentral Eropa Christine Lagarde mengisyaratkan pergeseran dovish terhadap prospek suku bunga untuk Eropa.

Mata uang utama lainnya juga sebagian besar stabil di awal sesi Asia, karena pasar menunggu data inflasi yang akan dirilis hari ini – membuat dolar menahan kenaikan moderat terhadap sterling dolar Australia dan Selandia Baru dan yen Jepang.

Ekonom dalam survei Reuters memperkirakan indeks harga konsumen AS naik 0,5% dari Mei dan 4,9% dari tahun sebelumnya. Para pelaku pasar perkirakan jika keduanya meleset dari ekspektasi dapat menggerakkan greenback dan pasar obligasi dengan menggeser ekspektasi pada suku bunga.

Dolar didorong oleh ekspektasi suku bunga AS, dan naik hampir 2% dalam sebulan sejak Federal Reserve mengejutkan pasar – dan menghapus taruhan besar pada penurunan dolar – dengan memproyeksikan kenaikan suku bunga lebih cepat dari perkiraan pada tahun 2023.

Kesaksian Ketua Fed Jerome Powell di Kongres mulai Rabu akan diawasi ketat untuk tanggapannya terhadap angka inflasi dan nadanya tentang kemajuan pemulihan.

Share this post

Analisa Fundamental

Edukasi

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.