Dolar Cukup Tangguh Di Tengah Proyeksi Pertumbuhan AS

Dolar menguat di awal sesi perdagangan Selasa Eropa, dengan pasar mempertahankan nada yang relatif positif di balik tanda-tanda pertumbuhan ekonomi AS yang kuat dan peluncuran vaksin yang mengesankan.

Indeks Dolar, yang mencatat perdagangan greenback terhadap enam mata uang mayoritas, naik 0,1% di level 92,688.

USD/JPY naik 0,1% di level 110,31, GBP/USD turun 0,1% di level 1,3885, sedangkan AUD/USD yang sensitif terhadap risiko, turun 0,2% di level 0,7634 setelah bank sentral Australia mempertahankan instrumen kebijakan utamanya pada hari Selasa.

“Sampai Eropa mendapatkan stimulus fiskal dan yang lebih penting membuat terobosan pada vaksinasi (benua Eropa memiliki 10% dari populasinya divaksinasi, AS 29%, Inggris 45%) sulit untuk melawan kasus terhadap pengecualian dolar,” kata analis di ING, dalam sebuah catatan.

Jerman pada Senin mengumumkan rencana untuk memiliki 20% dari populasinya diimunisasi terhadap virus korona baru pada awal Mei, namun persentase tersebut masih kalah jauh dibandingkan dengan AS.

Selain itu, saat Uni Eropa menghadapi resesi atas lockdown terkait penyebaran virus Covid-19 gelombang ketiga, data dari AS menunjukkan pemulihan ekonomi yang tajam, dengan indeks jasa Institute for Supply Management melonjak pada hari Senin, menyusul laporan data pekerjaan hari Jumat.

Data penerimaan kerja AS untuk Februari dirilis Selasa pukul 10 AM ET (1400 GMT) hari ini, dengan analis memperkirakan penerimaan angka kerja sebesar 6,99 juta, atau akan naik dari 6,917 juta bulan sebelumnya.

Sementara itu, Inggris, pada hari Senin mengonfirmasi rencana untuk membuka kembali tempat-tempat seperti penata rambut, pusat kebugaran bahkan pub / restoran akan kembali menggelar tempat duduk di luar yang mulai berlaku minggu depan.

Inggris melihat beberapa revisi yang sehat untuk data pertumbuhan PDB kuartal keempat 2020 akhir pekan lalu, menjadi 1,3% per-kuartal dari 1,0%, kata. ING. “Ini akan terus mendukung GBP secara relatif, dengan EUR/GBP tetap tertekan di dekat 0,8500.”

Di tempat lain, USD/CNY turun 0,2% menjadi 6,5490, setelah data menunjukkan pemulihan di sektor jasa China meningkat pesat pada Maret karena perusahaan mempekerjakan lebih banyak pekerja dan optimisme bisnis melonjak.

Indeks Manajer Pembelian layanan Caixin/Markit naik menjadi 54,3, tertinggi sejak Desember, dari 51,5 pada Februari, jauh di atas angka 50 yang memisahkan pertumbuhan dari kontraksi setiap bulan.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Harga Minyak Naik, Meski Impor China Mulai Menurun

JAVAFX - Impor minyak mentah China diperkirakan telah turun 8,81 persen bulan ke bulan di bulan Maret menjadi 11,26 juta barel per hari (bph),...

Sterling Loss 2,5% Terhadap Euro Sebelum Berakhirnya Lockdown.

Nilai tukar Pound Sterling turun secara keseluruhan selama seminggu terakhir, terutama terhadap Euro dan Dolar dengan GBPEUR melihat posisi terendah 1,1480 dan GBPUSD serendah...

Merkel dukung penguncian COVID yang lebih ketat di Jerman

Kanselir Angela Merkel mendukung permintaan penguncian COVID-19 yang lebih ketat dan singkat di Jerman lantaran tingkat infeksi yang terlalu tinggi, menurut juru bicara pemerintah...

Trump akan bantu Republik menangi kursi Kongres 2022

Mantan Presiden AS Donald Trump berusaha memosisikan dirinya sebagai dalang Partai Republik pada Sabtu (10/4), seraya mengatakan kepada para penyumbang partai bahwa dia akan...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502