Dolar Konsolidasi, Mata Uang Beresiko Mencoba Pulih Dari Penurunan

Mata uang beresiko seperti dolar Australia dan mata uang lainnya mencoba untuk memulihkan posisinya dari penurunan tajam Jumat lalu. Sebagaimana diketahui, penurunan harian Jumat pekan lalu merupakan penurunan terbesar dalam sehari selama setahun terakhir ditengah aksi jual yang kuat di pasar obligasi global.

Sementara itu dolar AS melemah secara luas terhadap mata uang utama di pasar Asia, tetapi masih terlihat sebatas konsolidasi.

Pasar uang telah menangkap isyarat dari pasar obligasi global, dimana imbal hasil telah melonjak untuk mengantisipasi percepatan pemulihan ekonomi. Penjualan obligasi yang agresif menyiratkan taruhan bahwa bank sentral global perlu memperketat kebijakan jauh lebih awal dari yang mereka perkirakan sejauh ini.

“Arah USD kemungkinan bergantung tidak hanya pada arah, tetapi juga kecepatan pergerakan obligasi global,” tulis ahli strategi Commonwealth Bank of Australia (OTC: CMWAY) dalam sebuah catatan penelitian.

Pergerakan obligasi mengalahkan data ekonomi sebagai pendorong pasar valuta asing, dengan imbal hasil bergerak “jauh di muka” dari fundamental ekonomi, kata mereka. “Risikonya condong ke penguatan USD minggu ini karena kami ragu bank sentral akan melakukan intervensi dengan cara yang berarti.”

Aussie melonjak 0,6% menjadi $ 0,7754 di awal sesi Asia pada hari Senin, menyusul penurunan 2,1% pada hari Jumat. Dolar Selandia Baru menguat 0,6% menjadi $ 0,7270, memulihkan beberapa penurunan 1,9% pada hari Jumat.Euro naik 0,2% menjadi $ 1,20910, setelah turun 0,9% pada akhir minggu lalu, terbesar sejak April. Dolar tergelincir 0,1% menjadi 106,415 yen, tetapi masih mendekati tertinggi enam bulan 106,69 yang disentuh Jumat.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Biden Tarik Pasukan AS dari Afghanistan Paling Lambat 11 September

Presiden AS Joe Biden telah memutuskan akan menarik pasukan Amerika dari Afghanistan paling lambat 11 September 2021, 20 tahun setelah serangan al-Qaida memicu perang...

Sterling Loss 2,5% Terhadap Euro Sebelum Berakhirnya Lockdown.

Nilai tukar Pound Sterling turun secara keseluruhan selama seminggu terakhir, terutama terhadap Euro dan Dolar dengan GBPEUR melihat posisi terendah 1,1480 dan GBPUSD serendah...

Harga Emas Bisa Pulih dan Kembali $ 2000 Di Akhir Tahun

JAVAFX - Gerak naik Emas untuk saat ini telah dibatasi pada $ 1755/65 untuk mempertahankan bias sisi bawah langsungnya, tim analis Credit Suisse melaporkan....

Houthi Rudal Kilang Arab Saudi, Harga Minyak Naik

JAVAFX - Harga minyak naik tipis pada perdagangan hari Selasa (13/04/2021) pagi di sesi Asia di tengah ketegangan di Timur Tengah setelah kelompok Houthi...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502