Dolar Mengawali Tahun Baru Lebih Defensif

Dolar AS mengawali tahun baru dengan tergelincir secara luas karena investor menjualnya terhadap hampir semua rivalnya di sesi Asia hari Senin, mendorong mata uang lainnya lebih tinggi.

Analis valuta asing di Singapura, Moh Siong Sim mengatakan  orang-orang sedang mencari-cari berita buruk, dan kebangkitan virus, karena beberapa hal yang mendukung, terutama mengacu pada peluncuran vaksin tetapi juga menyebutkan stimulus AS dan kesepakatan perdagangan Brexit.

Suku bunga AS yang rendah, anggaran AS yang besar, dan defisit perdagangan serta keyakinan bahwa rebound perdagangan dunia akan mendorong mata uang non-dolar lebih tinggi telah membuat dolar pada jalur penurunan yang lebih cepat.

Indeks dolar membukukan kerugian tahunan pertamanya sejak 2017 tahun lalu dan telah turun sekitar 13% dari puncak tiga tahun yang mencapai puncak kepanikan pandemi pada Maret.

Euro, yang telah merosot pada aksi ambil untung malam Tahun Baru, naik 0,3% menjadi $ 1,2262. Sterling menguat ke $ 1,3698, level terakhir terlihat pada awal 2018, dan yuan China melonjak 0,9% ke level tertinggi 30-bulan di 6,4647 per dolar. Mata uang safe-haven yen naik 0,3% menjadi 102,90 per dolar, dan terlihat menguji resisten di 102,55, setelah Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, mengatakan pemerintahnya sedang mempertimbangkan keadaan darurat di Tokyo karena infeksi meningkat.

Dolar Australia dan Selandia Baru masing-masing naik sekitar 0,3% untuk bertahan tepat di bawah puncak multi-tahun.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Erdogan: Biden Berlumur Darah karena Dukung Israel

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan hari Senin (17/5) mengatakan, tangan Presiden AS Joe Biden "berlumur darah" karena mendukung Israel dalam konflik di Jalur Gaza. Komentar...

Saat Pasar Fokus Pada Inflasi, Dolar AS Tertahan Retorika Fed

Dolar AS tidak dapat berbuat banyak, dan harus ikhas tertahan tidak jauh dari level terendah tahun ini atas masih setianya para pelaku pasar terhadap Federal Reserve yang akan tetap teguh pada pengaturan kebijakan yang kendur menjelang data inflasi tahunan AS yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan tajam.

Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan antara Israel dan Palestina akan segera berakhir. Harapan itu ia nyatakan setelah...

Biden Teken Perintah Eksekutif Keamanan Siber Pasca Peretasan Colonial Pipeline

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani perintah eksekutif, Rabu (2/5), terkait peningkatan kemampuan keamanan siber federal, termasuk standar keamanan digital di seluruh sektor...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502