Dolar Tertekan Oleh Yield Treasury Yang Lebih Rendah, Investor Fokus Data Inflasi

Dolar tertekan di dekat posisi terendah 2-1 / 2 minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin karena penurunan imbal hasil Treasury menahan mata uang AS.

Baik greenback dan imbal hasil obligasi mengambil nafas setelah sentuh puncak multi-bulan pada akhir bulan lalu, didukung oleh taruhan bahwa pemulihan AS yang semakin cepat dari pandemi akan mengangkat inflasi lebih cepat daripada yang diantisipasi oleh pembuat kebijakan Federal Reserve.

Sementara desakan berulang dari Fed bahwa tekanan harga jangka pendek, sementara telah agak menenangkan investor, dolar menguat pada hari Jumat menyusul data harga produsen yang lebih kuat dari perkiraan, mengambil keuntungan dari minggu terburuk mata uang tahun ini.

Ketua Fed Jerome Powell berbicara pada hari Rabu di Economic Club of Washington. Dalam sebuah wawancara pada hari Minggu di “60 Minutes” CBS, Powell mengatakan ekonomi AS berada pada “titik perubahan” dengan ekspektasi bahwa pertumbuhan dan perekrutan akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan, tetapi ia juga memperingatkan risiko yang berasal dari pembukaan kembali yang tergesa-gesa. .

Indeks dolar, yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama, sedikit berubah pada 92,193 di awal sesi Asia, menyusul penurunan 0,9% pekan lalu. Itu turun di bawah 92 pada hari Kamis untuk pertama kalinya sejak 23 Maret. Hasil benchmark Treasury 10-tahun berada di 1,6745% setelah turun serendah 1,6170% minggu lalu. Itu telah melonjak ke level tertinggi lebih dari satu tahun di 1,7760% pada 30 Maret.

“Kunci untuk prospek jangka pendek adalah apakah imbal hasil terus berkonsolidasi di sekitar level ini, atau berbaris lebih tinggi,” yang akan mendukung dolar, ahli strategi National Australia Bank Tapas Strickland menulis dalam catatan kliennya.”Tema yang lebih luas dari pemulihan yang cepat dalam ekonomi AS di belakang peluncuran vaksin yang mengesankan terus berlanjut.”

Diawal pekan ini para pelaku pasar akan focus untuk melihat laporan data inflasi bulan Maret, yang diprediksi naik dari sebelumnya. Prediksi data CPI Maret naik dari 0,4% ke 0,5% dan inflasi inti naik dari 0,1% ke 0,2%.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Saat Pasar Fokus Pada Inflasi, Dolar AS Tertahan Retorika Fed

Dolar AS tidak dapat berbuat banyak, dan harus ikhas tertahan tidak jauh dari level terendah tahun ini atas masih setianya para pelaku pasar terhadap Federal Reserve yang akan tetap teguh pada pengaturan kebijakan yang kendur menjelang data inflasi tahunan AS yang diperkirakan akan menunjukkan kenaikan tajam.

Presiden Korea Selatan Dijadwalkan Bertemu Biden di Gedung Putih

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 21 Mei mendatang akan menjadi pemimpin dunia kedua yang bertemu langsung dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih,...

Presiden Korea Selatan Dijadwalkan Bertemu Biden di Gedung Putih

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada 21 Mei mendatang akan menjadi pemimpin dunia kedua yang bertemu langsung dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih,...

Politikus Konservatif AS Klaim Kebijakan Iklim Biden akan Pangkas Konsumsi Daging

Beberapa anggota parlemen kubu Republik dan politikus konservatif di AS terus mengumbar klaim bohong bahwa kebijakan iklim Presiden Joe Biden akan memangkas jumlah konsumsi...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502