Dollar Melemah Karena Harapan Untuk Stimulus, Harga Emas Menanjak

Dolar AS diperdagangkan turun pada sesi Asia hari Selasa dengan permintaan untuk aset aman turun karena negosiasi untuk Langkah-langkah stimulus terbaru dan kesepakatan perdagangan pasca-Brexit dilanjutkan.

Dolar index yang mengukur pergerakan greenback terhadap enam mata uang utama turun ke 90,648 atau melemah 0,1% atau masih tertahan di dekat level terendah April 2018.

Ada harapan bahwa RUU stimulus Covid-19 senilai $908 miliar akan disahkan setelah dilaporkan akan dibagi menjadi dua paket terpisah.

Optimisme vaksin meningkat ketika AS dan Inggris memulai program inokulasi untuk BNT162b2, vaksin COVID-19 yang dikembangkan bersama oleh Pfizer Inc dan BioNTech SE. Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura juga memberikan BNT162b2 yang disetujui pada hari Senin, dengan pengiriman pertama di kota itu pada akhir Desember, kata Perdana Menteri Lee Hsien Loong.

“Dengan peluncuran vaksin yang dimulai di AS dan Inggris, kami memperkirakan penghentian akan berkurang dalam frekuensi dan intensitasnya, memungkinkan USD untuk melanjutkan tren turunnya,” analis mata uang Commonwealth Bank of Australia (OTC: CMWAY) Joe Capurso mengatakan dalam sebuah catatan.

Kesepakatan tentang stimulus fiskal juga akan “melemahkan” dolar, catatan itu menambahkan.

Namun, optimisme tersebut diatasi dengan melonjaknya jumlah kasus COVID-19 secara global. Kota New York bersiap untuk penutupan penuh kedua, dengan bagian lain negara itu juga menghadapi kemungkinan pembatasan yang diperketat. Pemerintah Eropa juga memperketat langkah-langkah, dengan London mungkin melihat aturan COVID-19 terberat di Inggris mulai Rabu dan seterusnya ketika varian baru virus ditemukan di kota itu.

Harapan stimulus dan meningkatnya kasus Covid dan pemberlakukan lockdown di AS, Inggris dan beberapa negara Eropa ikut memicu harga emas naik. Memasuki sesi London, harga emas bergerak naik diatas $1840,00 mencetak level tertinggi sesi $1843,50. Harga emas menanjak naik menjauh dari level terendah di hari Senin di level $1818,78.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

100 hari pertama Joe Biden yang senyap tapi rame ing gawe

30 April ini pemerintahan Presiden Amerika Serikat Joe Biden genap berusia 100 hari. Dibandingkan dengan pendahulunya, Donald Trump, tiga bulan pertama pemerintahan Biden relatif senyap. Tapi...

Optimis Permintaan Pulih, Minyak Bisa $80 Musim Panas Ini

JAVAFX - Meningkatnya kasus Corona di India, selaku pengimpor minyak terbesar ketiga di dunia, dimana kasus virus korona harian baru mencapai rekor memecahkan rekor...

Aktifitas Industri Jerman Menggeliat, Pesanan Industri Melonjak

Derasnya arus permintaan dalam negeri untuk barang produk konsumen mendorong terjadinya lonjakan pesanan industri Jerman pada buan Maret. Laporan kali ini bahkan lebih besar dari yang diperkirakan. Data ini semakin mempertegas bahwa produsen di ekonomi terbesar Eropa akan mendukung pemulihan pada kuartal kedua.

Biden Peringati Hari Jadi ke-50 Kereta Penumpang, Amtrak

Presiden Joe Biden ikut memperingati perayaan ke-50 kereta penumpang negara, Amtrak. Semasa sebagai senator AS, Biden hampir setiap hari mengendarai Amtrak dari rumahnya di Wilmington,...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502