Ekonomi Global Terus Melambat, Gold Di Prediksi Tertahan Di Area Level 1479.00-1493.00

Perekonomian Inggris melambat secara signifikan di akhir tahun 2018 hingga saat ini karena ketidakpastian Brexit yang menyebabkan turunnya investasi di negara tersebut. Laju pertumbuhnan ekonominya turun 0.2% di akhir kuartal tahun 2018 dari 0.6% di kuartal sebelumnya. Sepanjang tahun 2018, inggris mengalami perlambatan ekonomi dari 1.8% pada tahun 2017 ke 1.4% pada tahun 2018.

Cina, negara ekonomi terbesar kedua di dunia setelah Amerika, mencatat terjadinya perlambatan ekonomi karena pertumbuhan ekonominya terlemah sejak 30 tahun terakhir dan hanya tumbuh 6.6%. Lesunya perekonomian Cina telah merambat ke Jepang sehingga perekonomiannya menyusut dan tumbuh negatif hingga 0.6% di kuartal ketiga tahun 2018, di bawah prediksi semula sebesar -0.3%.  Padahal pertumbuhan sebelumnya ada di area positif 0.7%.

Akibat perang dagang, Jerman yang perekonomiannya terbesar di Eropa juga melambat perekonomiannya sehingga hanya tumbuh 1.5% pada tahun 2018 yang merupakan terlemah dalam lima tahun terakhir. Italia bahkan sudah memasuki resesi karena pertumbuhan ekonominya ada di area negatif dalam dua kuartal berturut-turut yaitu -0.1% di kuartal ketiga dan -0.2% di kuartal ke empat. Perekonomian Amerika memang masih kuat namun beberapa data ekonomi Amerika terlihat buruk.

Semua hal ini terus membawa perekonomian global melambat dari 3.0% di tahun 2018 ke 2.9% di tahun ini. Saat ini, negosiasi dagang antara Cina dan Amerika di harapkan menghasilkan sesuatu yang positif agar perekonomian global terangkat. Gold mulai melemah karena aksi lepas Safe Havens namun masih tertahan di area level 1479.00-1493.00. Jika area support level ini dapat tembus dan disertai adanya sentiment positif dari perundingan dagang atau isu Brexit, maka nilai Gold akan terus melemah menuju support satu bulanan di level 1431.17. Tapia jika sulit tembus level 1479.00, maka Gold di prediksi akan kembali menguat menuju level tertinggi minggu lalu di level 1535.52 hingga level tertinggi minggu pertama September 2019 di level 1556.86.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Iran Siap Kerja Sama Dengan IAEA, Harga Minyak Makin Kuat

JAVAFX - Presiden Iran mengatakan bangsa mereka mungkin mempertimbangkan untuk memperluas kerjasama dengan the International Atomic Energy Agency (Badan Energi Atom Internasional ) untuk...

Konstruksi Inggris Tumbuh Pesat Pasca Lockdown Dicabut – PMI

Aktivitas konstruksi Inggris meningkat dengan cepat bulan lalu, hampir menyamai rekor enam setengah tahun yang dicapai pada Maret karena pencabutan langkah-langkah penguncian virus korona sehingga meningkatkan pesanan baru, sebuah survei menunjukkan pada hari Jumat.

Bursa Eropa Di Buka Memerah Ikuti Wall Street

Bursa Eropa di buka memerah juga mengikuti memerahnya bursa Asia dan Wall Street. Memerahnya bursa Wall Street karena ancaman meningkatnya inflasi yang membuat terjadinya...

Sterling Akhirnya Mampu Menembus Level Resistance Penting

Sterling menembus level kunci $1,40 untuk pertama kalinya di lebih dari dua bulan terakhir pada hari Senin. Pound bergerak hingga ke level $1,40725 pada awal perdagangan London, meskipun partai-partai pro-kemerdekaan menang dalam pemilihan Skotlandia.

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502