Emas Rebound, Pasar Pertimbangkan Kekuatan Dolar Dan Stimulus Biden

Emas cukup stabil di sesi Selasa, pasca penurunan harian terpanjangnya sejak November. Ini karena pelaku pasar mempertimbangkan dampak dari dolar yang lebih kuat dan kenaikan yield Treasury terhadap ekspektasi stimulus besar-besaran lanjutan.

Rebound-nya dolar AS dari level terendah di hampir tiga tahun, ditambah lonjakan yield 10 tahun, membebani bullion yang kurang menarik. Presiden terpilih Joe Biden akan merilis proposal paket stimulus bernilai jutaan dolar pada hari Kamis. Stimulus ini diharapkan dapat membantu membuka jalan bagi kenaikan inflasi, di mana emas dipandang sebagai lindung nilai.

Sementara emas telah tertekan oleh rebound dolar dan kenaikan yield obligasi, pengamat pasar melihat, adanya pengabaian prospek kenaikan inflasi dan stimulus baru, menurut Margaret Yang. “Itu berarti aksi jual emas bisa bersifat sementara, dan sisi negatifnya mungkin dibatasi oleh stimulus baru yang akan diumumkan oleh Biden,” ungkapnya.

Sepanjang 2021 ini, logam mulia telah kehilangan daya tariknya setelah membukukan kenaikan tahunan terbesarnya dalam satu dekade. Kenaikan ini tak lepas dari efek dari pandemi, stimulus yang luas, dan meningkatnya permintaan tempat berlindung. Pejabat Federal Reserve mengatakan bahwa saat ini diperlukan lebih banyak dukungan fiskal dan distribusi massal vaksin. Karena ini diyakini akan dapat membantu pemulihan ekonomi AS yang kuat di semeseter kedua. Sementara terus mempersiapkan panggung untuk diskusi tentang pengurangan pembelian obligasi sebelum akhir tahun.

Spot emas naik 0,1% menjadi $1,846.44 per ounce pada perdagangan pagi di Singapura. Dalam empat  hari Ini, emas merosot 5,4%. Sementara perak naik 0,8%, platinum naik 2,4% dan paladium naik 0,6%.

Sementara itu dalam politik AS, DPR Demokrat hari Senin memperkenalkan resolusi untuk mendakwa Donald Trump untuk kedua kalinya, mengatur pemungutan suara minggu ini setelah kerusuhan di Capitol. Presiden dan wakilnya, Mike Pence, telah setuju untuk bekerja sama selama sisa masa jabatan mereka, menurut seorang pejabat administrasi, menandakan bahwa Trump tidak akan mengundurkan diri atau menghadapi pencopotan oleh kabinetnya.

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Pernyataan Lagarde Sempat Kuatkan EURUSD

Pada malam tadi, Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB), Christine Lagarde telah menyampaikan pernyataan mengenai ekonomi Eropa yang masih melakukan Lockdown ini akibat...

China jatuhkan sanksi kepada 28 pejabat era Trump termasuk Pompeo

China mengatakan ingin bekerja sama dengan pemerintahan baru AS Presiden Joe Biden, sambil mengumumkan sanksi terhadap mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo "yang berbohong...

China Berharap Kerja Sama dengan AS

China mengatakan kepada pemerintahan baru Biden pada Kamis (21/1) bahwa mereka berharap kedua negara dapat bekerja sama untuk memenuhi tantangan yang dihadapi dunia saat...

Biden Minta Persetujuan Kongres untuk $1,9 Triliun Paket Bantuan Covid-19

Pemerintahan Presiden AS terpilih, Joe Biden akan berupaya cepat mengesahkan rencana bantuan untuk virus corona bernilai $ 1,9 triliun. Hal itu diungkapkan olehcalon Menteri Keuangan...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502