Emas terdongkrak 1,10 dolar karena imbal hasil obligasi AS melemah

Harga emas sedikit terangkat di akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), berbalik menguat dari penurunan tajam sehari sebelumnya.

Namun, masih tetap berada di bawah level psikologis 1.800 dolar AS karena imbal hasil obligasi pemerintah AS melemah.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di Divisi Comex New York Exchange, terdongkrak 1,10 dolar AS atau 0,06 persen menjadi ditutup pada 1.782,40 dolar AS per ounce setelah diperdagangkan mencapai tertinggi sesi di 1.793,20 dolar AS dan terendah sesi di 1.779,10 dolar AS.

Emas berjangka anjlok 28,30 dolar AS atau 1,56 persen menjadi 1.781,30 dolar AS pada hari Senin (5/12) setelah tergelincir 5,60 dolar AS atau 0,31 persen menjadi 1.809,60 dolar AS pada hari Jumat (2/12), dan melonjak 55,3 atau 3,14 persen menjadi 1.815,20 dolar AS pada hari Kamis (1/12).

Kenaikan emas pada hari Selasa (6/12) juga merupakan koreksi dari penurunan tajam pada hari Senin (5/12).

Meski demikian, indeks dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS akan tetap menjadi pendorong utama harga emas.

Secara teknis, menurut analis pasar, emas telah diperdagangkan naik selama 2—3 minggu dan sebuah higher low muncul di area 1.760 dolar AS hingga 1.765 dolar AS, naik dari level terendah sebelumnya di dekat 1.725 dolar AS.

Investor juga menunggu pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve minggu depan.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Maret turun 8,2 sen atau 0,37 persen, menjadi ditutup pada 22,335 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman pada bulan Januari turun 12,1 dolar AS atau 1,2 persen menjadi ditutup pada 995,40 dolar AS per ounce.

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Share this post

Hubungi Kami

Pusat Edukasi

Pusat Berita

Headquarter

Foresta Business Loft 5 Unit 15
Jl. BSD Boulevard, Lengkong Kulon
Pagedangan Tangerang
Banten 15331

Contact Us

Phone: +62 21 222 32 200
Fax: +62 21 222 31 318
Email: [email protected]

Peringatan Resiko: Contracts for Difference(CFD) adalah produk keuangan yang complex yang ditransaksikan berupa margin. Trading CFD memiliki tingkat resiko yang tinggi dikarenakan leverage yang bekerja memberikan keuntungan ataupun kerugian sekaligus. Sebagai akibatnya, CFD mungkin saja tidak cocok dengan semua investor karena anda bisa kehilangan seluruh modal yang anda investasikan. Anda disarankan untuk tidak meresikokan dana lebih dari yang anda persiapkan untuk kerugian. Sebelum memutuskan untuk bertransaksi, anda harus memastkan bahwa anda mengerti resiko yang terdapat dalam akun untuk tujuan investasi dan tingkat pengalaman anda. Performa yang sudah ada di CFD tidak dapat dijadikan indikator andalan untuk hasil kedepan. Umumnya CFD tidak memiliki tanggal jatuh tempo. Oleh karena itu, jatuh tempo sebuah posisi CFD ditentukan oleh kapan anda ingin menutup posisi yang ada. Carilah pemandu pribadi, jika diperlukan. Mohon membaca dengan seksama JAVA ‘Pernyataan Pengungkapan Risiko’.