Federal Reserve Pertahankan Kebijakan Tetap Dovish

The Fed mempertahankan suku bunganya tidak berubah di 0,25% pada akhir pertemuan kebijakannya pada hari Rabu sesuai ekspektasi investor. Ketua Fed Jerome Powell mengecilkan spekulasi atas potensi penurunan awal pembelian aset, mengatakan itu “belum waktunya” dan bahwa pekerjaan masih memiliki jalan panjang menuju pemulihan ekonomi.

Terlepas dari peringatan Powell, bank sentral juga mengakui bahwa “indikator aktivitas ekonomi dan lapangan kerja telah menguat.” Prospek ekonomi yang lebih cerah dapat menjaga dolar pada tren penurunannya karena impor meningkat dan mendorong defisit perdagangan ke rekor tertinggi pada Maret 2021.

“Lonjakan itu menyiratkan defisit akun AS saat ini sekitar 4% dari PDB pada kuartal pertama, beban yang signifikan pada USD dalam jangka menengah,” kata Capurso.

Reaksi terhadap PDB AS untuk kuartal pertama 2021, ketika dirilis pada hari Jumat, juga bisa lebih tenang. Program “GDP Now” The Fed Atlanta memperkirakan PDB meningkat 7,9%, tanda peringatan risiko naik yang cukup besar.

Sikap The Fed sangat berbeda dari tetangganya di utaranya, Bank of Canada. Yang terakhir sudah mulai mengurangi pembelian asetnya, yang mengirim greenback ke level terendah tiga tahun terhadap mitranya di Kanada.

Analisa Fundamental

Latest Articles

Get the daily news in your inbox

Related Articles

Iran Siap Kerja Sama Dengan IAEA, Harga Minyak Makin Kuat

JAVAFX - Presiden Iran mengatakan bangsa mereka mungkin mempertimbangkan untuk memperluas kerjasama dengan the International Atomic Energy Agency (Badan Energi Atom Internasional ) untuk...

Biden yakin konflik Israel-Palestina segera berakhir

Presiden Amerika Serikat Joe Biden, pada Rabu (12/5) menyampaikan harapannya agar rentetan kekerasan antara Israel dan Palestina akan segera berakhir. Harapan itu ia nyatakan setelah...

Jajak Pendapat AP-NORC: Popularitas Biden Konsisten

Jajak pendapat oleh AP-NORC menunjukkan optimisme orang Amerika secara keseluruhan semakin meningkat mengenai keadaan negara mereka. Lima puluh empat persen mengatakan negara itu berada di...

Bursa Eropa Di Buka Memerah Ikuti Wall Street

Bursa Eropa di buka memerah juga mengikuti memerahnya bursa Asia dan Wall Street. Memerahnya bursa Wall Street karena ancaman meningkatnya inflasi yang membuat terjadinya...

Let us help you

Register for our free Webminar !

Tujuan utama dari layanan webinar ini adalah untuk membekali Anda dengan pengetahuan dan informasi agar dapat menjadi seorang trader pro.

Webinar ini diselenggarakan secara live dengan berbagai topik menarik, mulai dari tutorial platform trading, analisis teknikal, strategi dan robot trading, hingga update berita fundamental yang berdampak besar terhadap pergerakan market dunia.

Hubungi kami di : +6281 380 725 502